BeritaPadang Pariaman

Pamsimas Disapu Galodo, Padang Laring Kekeringan Total

204
Galodo terjang Pamsimas Padang Laring
Galodo terjang Pamsimas Padang Laringg, Kecamatan IV Koto Aur Malintang Utara, Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar. (f/ist)

Di tengah kondisi sulit ini, warga Padang Laring mulai merasa kewalahan. Selain kesulitan mendapatkan air untuk memasak dan mandi, mereka juga mengalami masalah sanitasi. Banyak keluarga hanya mengandalkan air seadanya dari sungai yang sebenarnya tidak lagi layak untuk konsumsi.

Harapan Warga Padang Laring

Warga berharap pemerintah daerah, termasuk DPRD Padang Pariaman, dapat segera turun tangan. Krisis air ini bukan hanya mengganggu kehidupan sehari-hari, tetapi juga mengancam keberlangsungan aktivitas ekonomi, terutama pertanian yang menjadi mata pencaharian utama warga.

ADVERTISEMENT

“Jika tidak segera ada solusi, kami akan terus mengalami kekeringan massal. Semua jalur air sudah putus. Kami benar-benar tidak punya pilihan lain,” ujar seorang warga dengan nada cemas.

Kondisi semakin memprihatinkan ketika rumah ibadah seperti masjid dan musala juga terdampak kekeringan. Tempat wudu kini tidak lagi mengalirkan air, sementara kegiatan ibadah terganggu karena jamaah kesulitan berwudu dan menjaga kebersihan fasilitas.

“Di masjid dan mushalla sudah mulai tercium bau tidak sedap karena tidak ada air untuk kebersihan. Situasi benar-benar sulit bagi warga Padang Laring,” ujar pengurus Masjid Darun Nasihin.

Masyarakat berharap pemerintah Padang Pariaman segera turun tangan dengan langkah konkret. Tanpa intervensi cepat, warga akan terus bergantung pada sumber air jauh yang tidak memadai, sementara kebutuhan air bersih untuk ibadah, sanitasi, dan kehidupan sehari-hari semakin mendesak.

(*/ab)

Exit mobile version