Dukungan teknis
Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Padang Pariaman juga menyatakan kesiapan memberikan dukungan teknis, terutama dalam kesehatan hewan, pemeliharaan, manajemen ternak dan pendampingan kelompok.
Usai FGD, tim melanjutkan kegiatan dengan asesmen kandang dan pemeriksaan sampel ternak di Lurah Parik, Nagari Koto Dalam. Asesmen dilakukan untuk memverifikasi kesiapan calon mustahik, kondisi kandang, lingkungan pemeliharaan, serta kesehatan dan kelayakan ternak.
Langkah tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan Program Balai Ternak berjalan tepat sasaran, memiliki tata kelola yang baik, dan mampu berkembang menjadi usaha produktif dalam jangka panjang.
Melalui kolaborasi BAZNAS RI, BAZNAS Kabupaten Padang Pariaman, pemerintah daerah dan stakeholder terkait, Program Balai Ternak diharapkan menjadi model zakat produktif yang mampu mengubah bantuan menjadi usaha, usaha menjadi pendapatan, dan pendapatan menjadi kemandirian ekonomi mustahik.
(*/tka)
