Mjnews.id – Sebanyak 40 warga Nagari Jambak Selatan, Kecamatan Luhak Nan Duo, Kabupaten Pasaman Barat, Sumbar, terima Bantuan Langsung Tunai/BLT dana Desa tahap satu, bantuan tersebut diberikan secara simbolis di Aula kantor Nagari Jambak Selatan, Selasa 11 Juni 2024.
Menurut Plt. Nagari Jambak Selatan, Roni Braja Putra, pembagian Bantuan Langsung Tunai ini merupakan yang pertama di lakukan di Nagari Jambak Selatan setelah pemekaran Nagari, sebelumnya BLT tersebut dibagikan oleh Nagari induk.
“Penerima BLT dana desa ini sebanyak 40 orang, pasca pemekaran ini pembagian BLT ini pertama kali kita lakukan di Nagari Jambak Selatan,” katanya.
Dijelaskan, penerima BLT untuk Nagari Jambak Selatan saat ini sebanyak 40 orang dengan jumlah bantuan sebanyak tiga ratus ribu rupiah per bulan setiap orang, data tersebut didapatkan setelah melakukan verifikasi dengan melibatkan semua unsur masyarakat.
“Total yang kita serahkan saat ini adalah BLT dari Bulan Januari sampai dengan bulan Mei 2024, yakni selama enam bulan, jadi setiap orang akan menerima sebanyak 1.800.000 rupiah,” jelasnya.
Ia mengatakan, artinya uang atau DD untuk BLT bagi warga miskin selama enam bulan sudah masuk ke rekening masing-masing warga setelah pembagian dilakukan secara simbolis di Kantor Nagari Jambak Selatan.
“Asal bulan-nya sudah masuk, maka pemerintah Nagari langsung membagikan uang tersebut kemasing masing rekening penerima manfaat,” ujarnya.
Ia mengatakan, Nagari Jambak Selatan sebelumnya melaksanakan musyawarah untuk menentukan calon penerima BLT-DD serta bantuan dari pemerintah lainnya, Pemerintah Nagari melibatkan semua unsur dan pemangku kepentingan untuk mengikuti musyawarah penetapan calon penerima BLT-DD tahun 2024.
“Jadi jangan sampai ada nantinya yang mengatakan Bantuan BLT ini tidak tepat sasaran untuk proses verifikasi penetapan calon penerima bantuan ini kita telah melibatkan semua unsur masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Camat Luhak Nan Duo, Sutrisno dalam sambutannya mengatakan, penerima Bantuan Langsung Tunai untuk Kecamatan Luhak Nan Duo bertambah, hal ini disebabkan setelah pemekaran Nagari.
Ia menyampaikan Dulu hanya beberapa orang saja yang dapat bantuan BLT langsung Tunai ini, di mana saat itu kita satu Nagari Koto Baru sedangkan saat ini telah pecah menjadi delapan Nagari.
“Inilah keuntungan dari pemekaran Nagari tersebut, secara otomatis anggaran dari pusat bertambah sehingga lebih banyak warga yang dapat kita berikan bantuan,” jelasnya.
(wid)
