BeritaPasaman Barat

Dinsos Pasaman Barat Bantu Warga Duafa Situak Utara, Usahakan Bantuan DTKS, Dana Desa dan RLH

604
Dinsos Pasaman Barat Bantu Warga Duafa Situak Utara
Dinsos Pasaman Barat berikan bantuan Sembako dan sejumlah uang kepada warga duafa di Jorong Situak Utara, Nagari Situak Ujung Gading, Kecamatan Lembah Melintang. (f/widra hayadi)

Mjnews.id – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pasaman Barat bersama Camat Ujung Gading serta Wali Nagari Situak Ujung Gading, sambangi seorang warga duafa di Jorong Situak Utara, Nagari Situak Ujung Gading, Kecamatan Lembah Melintang. Dalam kunjungan tersebut, Dinsos memberikan bantuan sembako dan sejumlah uang, Rabu 7 Agustus 2024.

Kepala Dinas Sosial Pasaman Barat, Randi Hendrawan mengatakan, selain memberikan bantuan sembako, pihaknya juga memberikan Dana Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Saat ini data tersebut masih dalam tahap pengusulan dari Nagari Situak.

ADVERTISEMENT

“Sebenarnya ibu Putri ini telah mendapatkan bantuan Cadangan Beras Pemerintah dari Dinas Ketahanan Pangan, meskipun begitu kita akan tetap upayakan bantuan lainnya seperti DTKS dan BLT Dana Desa agar kebutuhan mereka terpenuhi,” jelasnya.

Randi mengatakan, saat ini ia telah melihat langsung keadaan Putri, janda yang tinggal bersama 6 anaknya yang masih kecil itu, memang hidup memprihatinkan, mereka hanya tinggal di rumah 2 x 2 meter, sementara Putri dan suaminya telah bercerai.

Sementara Pj Wali Nagari Situak Ujung Gading, Asdal mengatakan, saat ini pihaknya sedang mengusahakan bantuan Rumah Layak Huni (RLH) untuk Putri. Dia telah berkoordinasi dengan Baznas Pasaman Barat, dan saat ini masih dalam pengurusan, mengingat Putri tidak memiliki tanah.

“Alhamdulillah untuk saat ini Allah telah memudahkan jalan kami untuk membangun RLH buat Putri, salah seorang tetangganya telah menghibahkan sebidang tanah untuk Putri,” ucap Asdal.

Di sisi lain, dari informasi tetangga Putri yang tidak mau disebutkan namanya bahwa untuk memenuhi kebutuhan mereka, Putri memang kesusahan, sementara mantan suaminya jarang sekali melihat anak-anaknya, meskipun mantan suaminya itu masih tinggal di Nagari Situak Ujung Gading itu juga.

“Padahal suaminya tinggal di dekat sini juga, namun jarang sekali kami lihat Dia datang melihat anak anaknya ke sini,” ujar ibu paruh baya itu.

Menurutnya, Dia dan tetangga sekitar sering membantu untuk kebutuhan sehari hari Putri, namun pada saat Putri dikatakan tidak makan selama satu hari satu malam, ia kebetulan sedang berada di ladang, sehingga kurang mengetahui keadaan ibu enam orang anak itu.

“Biasanya kalau perlu apa apa, Putri akan langsung datang ke rumah, padahal dua hari sebelum Putri dikabarkan tidak makan itu saya baru mengantar beras ke sini,” jelasnya.

(wid)

Exit mobile version