BeritaSolok Selatan

Begini Kiat Menghapal Alquran dari Guru Tahfiz Solok Selatan

288
Lomba Cerdas Quran dalam rangka memeriahkan HUT ke-80 Republik Indonesia Tingkat Kabupaten Solok Selatan
Lomba Cerdas Quran dalam rangka memeriahkan HUT ke-80 Republik Indonesia Tingkat Kabupaten Solok Selatan. (f/pemkab)

Mjnews.id – Adanya program unggulan Pemerintah Kabupaten Solok Selatan dalam bidang pembangunan sumber daya manusia, Satu Jorong Satu Rumah Tahfiz, mendorong semakin banyaknya penghapal Alquran di kabupaten. Berbagai kiat dimiliki oleh masing-masing Rumah Tahfiz untuk mencetak generasi hafiz dan hafizah terbaiknya.

Rumah Tahfiz Raudatul Ulum dari Jorong Harapan Baru Nagari Bidar Alam Kecamatan Sangir Jujuan misalnya, telah melahirkan santri-santri dengan semangat luar biasa dalam menghafal Alquran. Dengan bimbingan dari Guru Tahfiz Amrizal, rumah tahfiz ini bisa mengirimkan tiga orang perwakilan dalam Lomba Cerdas Quran dalam rangka memeriahkan HUT ke-80 Republik Indonesia Tingkat Kabupaten Solok Selatan.

ADVERTISEMENT

Satu di antaranya telah menghafal 1 juz dan dua lainnya sudah hafal hingga 3 juz.

“Sejak program rumah tahfiz ini diluncurkan oleh pemerintah kabupaten, kami mulai bergerak. Alhamdulillah, sekarang rata-rata anak-anak kami sudah hafal dua hingga empat juz,” ujar Amrizal saat ditemui di sela-sela acara di Aula Sarantau Sasurambi Kantor Bupati Solok Selatan, Kamis (7/8/2025).

Hal yang membuat rumah tahfiz Raudhatul Ulum istimewa bukan hanya capaian hafalannya, tetapi juga dukungan penuh dari orang tua. Mereka tak hanya menyerahkan anaknya untuk belajar, tapi juga ikut mendampingi hafalan di rumah.

Setiap santri dibekali buku kontrol hafalan yang akan diparaf oleh orang tua setiap kali anak menyetorkan hafalannya, dengan target harian minimal tiga baris.

Metode menghapal lainnya yang diterapkan di rumah tahfiz ini juga seperti tasbih, mendengarkan, hingga muraja’ah secara bersama. Meski demikian, menurut Amrizal, metode yang paling efektif tetaplah muraja’ah.

“Macam-macam cara kami pakai, karena karakter anak itu beda-beda. Tapi yang paling efektif tetap muraja’ah,” imbuhnya.

Yang paling menarik, pendekatan menghafal juga menyesuaikan dengan karakter dan kesukaan anak. Ada yang senang menghafal dari bagian belakang, ada juga yang sebaliknya. Hal ini dipercaya membuat proses hafalan jadi lebih menyenangkan dan bermakna.

“Kalau anak menghafal sesuatu yang dia sukai, itu cepat masuk. Tapi kalau dia tidak suka, biarpun dipaksa, akan sulit,” paparnya.

Adapun Lomba Cerdas Quran ini dilaksanakan selama tiga hari, Rabu-Jumat (6-8/8/2025). Pelaksanaannya dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten bersama dengan Padang TV.

Penyelenggaraan lomba ini menjadi salah satu bentuk penghargaan sekaligus penyemangat bagi para penghafal Alquran muda. Pemerintah berharap lewat program Satu Jorong Satu Rumah Tahfiz ini, semangat cinta Alquran bisa tumbuh merata hingga pelosok nagari.

(sus)

Exit mobile version