BeritaJawa TengahTNI

Dari Batang Kelapa Menuju Jalan Beton, Gotong Royong Warnai TMMD ke-128 di Krangean

8
Gotong royong pembangunan TMMD ke-128 di Desa Krangean
Gotong royong pembangunan TMMD ke-128 di Desa Krangean. (f/pendim)

Mjnews.id – Di salah satu sudut Dusun Batur, Desa Krangean, suara cangkul, dan adonan semen yang diratakan terdengar silih berganti. Jalan sempit yang dahulu rusak dan hanya bertumpu pada batang pohon kelapa sebagai landasan, kini perlahan mulai berubah menjadi akses yang lebih layak melalui program TMMD Reguler ke-128 Kodim 0702/Purbalingga.

Pagi itu, warga dan Satgas TMMD tampak menyatu dalam pekerjaan. Ada yang memikul pasir, mengangkat ember berisi adonan semen, hingga meratakan cor beton di sisi jalan. Peluh bercampur debu tak begitu dirasakan, sebab semua bekerja dengan tujuan yang sama, menghadirkan jalan yang lebih baik bagi warga Dusun Batur, Desa Krangean, Kecamatan Kertanegara.

ADVERTISEMENT

Di beberapa bagian, bekas batang pohon kelapa yang sebelumnya digunakan sebagai penahan jalan masih terlihat. Dulu, jalur itu menjadi satu-satunya tumpuan warga saat melintas di medan yang sempit dan rusak. Kini, perlahan bagian tersebut mulai tertutup rabat beton.

Rahmin, salah satu anggota Satgas TMMD Kodim Purbalingga mengatakan, pengerjaan saat ini difokuskan pada pengecoran bagian tepi jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan.

“Bagian tepi jalan yang dulu rusak sekarang sedang dicor supaya jalannya lebih kuat dan nantinya lebih nyaman dilalui warga,” katanya di sela pengerjaan, Sabtu (9/5/206).

Suasana gotong royong pun menjadi pemandangan yang paling terasa di lokasi. Tanpa banyak komando, warga dan Satgas saling membantu menyelesaikan setiap bagian pekerjaan. Saat satu kelompok mengaduk semen, kelompok lain langsung bersiap menuangkan dan meratakannya.

Bagi warga Dusun Batur, pembangunan jalan tersebut bukan sekadar soal rabat beton. Lebih dari itu, jalan yang dulu sulit dilalui kini mulai memberi harapan baru akan akses yang lebih aman dan nyaman untuk aktivitas sehari-hari.

Melalui TMMD, bukan hanya jalan yang perlahan berubah, tetapi juga semangat kebersamaan yang terus tumbuh di tengah masyarakat. (*)

Exit mobile version