BeritaJawa TengahTNI

Dari Lumpur Desa Krangean, TMMD ke-128 Kodim Purbalingga Menenun Jalan Harapan

24
TMMD ke-128 Kodim Purbalingga Menenun Jalan Harapan di Desa Krangean
TMMD ke-128 Kodim Purbalingga Menenun Jalan Harapan di Desa Krangean. (f/pendim)

Program ketahanan pangan dilakukan melalui pengolahan lahan pertanian seluas 2,5 hektare dan bantuan 2.000 bibit ikan lele bagi masyarakat.

Sebanyak 7.300 pohon ditanam sebagai bagian dari penghijauan lingkungan dan pencegahan longsor. Sementara 100 paket bantuan stunting disalurkan kepada masyarakat sebagai upaya meningkatkan kesehatan ibu dan anak.

ADVERTISEMENT

Berbagai kegiatan nonfisik juga digelar mulai dari penyuluhan wawasan kebangsaan, kesehatan, bahaya narkoba, pertanian, UMKM, hingga pelayanan administrasi kependudukan.

Bagi warga Desa Krangean, TMMD bukan sekadar program pembangunan. TMMD menghadirkan keyakinan baru bahwa desa mereka tidak lagi berjalan sendirian dalam keterbatasan.

“Sekarang jalan sudah mulai bagus dan diaspal. Kami senang sekali karena akses jadi lebih mudah. Mudah-mudahan ekonomi warga juga ikut meningkat,” kata Misdi (61), warga Desa Krangean RT 02/RW 05.

Menjelang sore, aktivitas pembangunan masih terus berlangsung. Anak-anak mulai bermain di tepi jalan baru yang perlahan mengering setelah diaspal. Warga duduk di depan rumah sambil memandangi perubahan yang selama ini hanya mereka bayangkan.

Kini, lumpur yang dulu melekat di jalan-jalan Desa Krangean perlahan berganti menjadi hamparan harapan.

Aspal mulai terbentang. Jembatan mulai menghubungkan kehidupan. Anak-anak desa bisa berangkat sekolah dengan lebih mudah. Ambulans tak lagi tertahan di jalan sempit. Dan warga akhirnya percaya, bahwa perhatian negara benar-benar telah sampai ke desa mereka.

Dari Desa Krangean, TMMD kembali membuktikan bahwa membangun negeri selalu dimulai dari mendengar harapan rakyat kecil.

TMMD Reguler ke-128 Kodim 0702/Purbalingga, satukan langkah, membangun negeri dimulai dari desa. (*)

Exit mobile version