UNP

Mahasiswa PGSD FIP UNP Berdayakan Lahan Kosong di Bandar Buat

397
Mahasiswa PGSD FIP UNP Berdayakan Lahan Kosong di Bandar Buat
Mahasiswa PGSD FIP UNP Berdayakan Lahan Kosong di Bandar Buat, Kota Padang. (f/humas)

Lebih lanjut, Prof. Yanti menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan menjadi agenda rutin sebagai bagian dari upaya keberlanjutan dan kepedulian lingkungan. Konsep yang diusung ke depannya adalah pengembangan life apotek dan culinary bamboo. Hasil panen diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai bahan alami untuk keperluan life apotek, memberikan udara segar, serta meningkatkan ketahanan hidup secara sederhana.

“Kami berharap pimpinan fakultas memberikan dukungan penuh agar agenda kegiatan mahasiswa yang berbasis lingkungan ini terus menggeliat ke depan. Ini merupakan sinergi dari kegiatan Mahasiswa Peduli Lingkungan Kampus (MPLK), yang secara tidak langsung juga memberikan kesadaran kepada mahasiswa bahwa mencari penghidupan itu tidak mudah,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

Kegiatan ini memberikan mahasiswa wawasan tentang berbagai jenis tanaman seperti cabai rawit, kangkung, bayam, jagung, terong, dan lain-lain. Kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran peduli terhadap lingkungan alam, menumbuhkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta membuka peluang untuk mendukung peningkatan ekonomi melalui pemanfaatan hasil kebun secara produktif.

Dekan FIP UNP, Prof Dr. Afdal, M.Pd, Kons mendukung kegiatan tersebut. Ke depan, menurut Prof Afdal, lahan pertanian ini juga bisa ditingkatkan menjadi objek wisata alam (edufarm).

“Mahasiswa, dosen dan Masyarakat bisamenikmati hamparan alam terbuka yang kini mulai tertata dan bermanfaat, “ katanya.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi praktik langsung dalam perkuliahan, tetapi juga membuka jalan menuju perwujudan keberlanjutan edufarm di masa depan—baik dari sisi perencanaan awal (pre-action) maupun pengelolaan jangka panjang (next sustainability).

(*/eds)

Exit mobile version