Mjnews.id – Ketua Tanfiziyah Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama Sumatera Barat (PWNU Sumbar), Prof. Ganefri Dt Dijujungan Nan Bagadiang meletakkan batu pertama pembangunan Pondok Pesantren Darun Nikma, Minggu (23/02/2025).
Pondok pesantren yang beralamat di Jorong Letter W, Nagari Lubuk Gadang Tenggara, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan tersebut dibangun di atas tanah wakaf dari ibu Hj. Erna dan keluarga dengan luas lebih kurang 750 meter persegi.
Pejabat Sementara Wali Nagari Lubuk Gadang Tenggara, Candra, dalam sambutannya mengatakan, Kami sangat bersyukur dengan adanya pendirian Pondok Pesantren Darun Nikma di Nagari ini.
“Dengan hadirnya pesantren di Nagari Lubuk Gadang Tenggara, akan menjadi wadah penyemangat bagi masyarakat untuk menyekolahkan anak-anak di sekolah agama,” ujarnya.
Sementara itu, pengurus Pondok Pesantren sekaligus Pendiri Darun Nikma, Syarkawi Aziz mengatakan, diberikannya nama Pondok Pesantren Darun Nikma yang berarti perkampungan yang membawa nikmat. Hari lahir/haflah Pondok Pesantren Darun Nikma ini akan ditetapkan sesuai dengan peletakan batu pertama hari ini, yaitu 24 Sya’ban 1446 H.
Dijelaskan Syarkawi Aziz tentang proses rencana pendirian pondok pesantren sudah direncanakan cukup lama dan alhamdulillah baru hari ini bisa diwujudkan.
“Kami berencana pembangunan pondasi pondok selesai menjelang Ramadan ini,” katanya.
Tanah lokasi pembangunan ini sudah memiliki sertifikat, lokasi sangat strategis didukung dengan berbagai fasilitas seperti fasilitas air bersih, jaringan listrik, jaringan Internet (Telkomsel), serta sumber air yang bisa dijadikan air kemasan untuk usaha ekonomi pondok nantinya.
Sementara itu, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Solok Selatan, Fitriyoni, SH,MH menyambut baik dengan bertambahnya satu lagi fasilitas pendidikan di Kabupaten Solok Selatan ini.
“Kami sangat bangga dengan bertambahnya fasilitas pendidikan (pondok pesantren) di Solok Selatan ini, yang sebelumnya ada enam. Sekarang dengan dibangunnya Pondok Ppesantren Darun Nikma, menjadi tujuh. Kita bertekad akan melahirkan generasi-generasi hebat di Solok Selatan ini, sehingga Solok Selatan akan menjadi negeri yang baldatun tayyibatun warabbul ghafur,” ujar Fitriyoni.












