Mjnews.id – Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Muhammad Yasin, STP, menggelar reses perorangan dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat di Nagari Punggung Kasiak, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Sabtu (26/7/2025).
Reses DPRD Sumbar masa sidang III tahun 2025 ini diikuti oleh lebih dari 100 warga. Turut hadir dalam agenda tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Padang Pariaman, Sutan Deddy Firmansyah, tokoh masyarakat Lubuk Alung, H. Darmon, serta Ketua Bamus Nagari Punggung Kasiak, Algesri.
Ketua Bamus Algesri mengajak warga memanfaatkan kesempatan ini untuk menyampaikan langsung kebutuhan dan permasalahan kepada wakil rakyat di DPRD Sumbar. Menurutnya, dialog seperti ini penting untuk memperkuat komunikasi antara masyarakat dan lembaga legislatif provinsi.
Sementara itu, tokoh masyarakat H. Darmon berharap kehadiran Muhammad Yasin dapat menjadi jembatan solusi berbagai kebutuhan masyarakat Nagari Punggung Kasiak. Hal senada juga disampaikan oleh Sutan Deddy Firmansyah yang mendorong sinergi antarlegislatif provinsi dan kabupaten.
Muhammad Yasin yang juga anggota Komisi II DPRD Provinsi Sumbar dari Fraksi PKS menyambut baik aspirasi warga dan berkomitmen memperjuangkannya dalam forum DPRD. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi lintas tingkatan pemerintahan dalam mempercepat pembangunan daerah.
Beberapa isu utama yang mencuat dalam sesi penyampaian aspirasi antara lain, Harga pupuk pertanian yang mahal dan memberatkan petani. Kebutuhan pembangunan kembali Jembatan Sikabu yang ambruk sebagai akses vital masyarakat. Pengadaan sarana untuk menunjang kegiatan keagamaan seperti majelis taklim. Peningkatan perhatian kepada guru mengaji. Pemberdayaan pemuda melalui kegiatan positif dan kreatif.
Muhammad Yasin menyatakan bahwa seluruh masukan warga akan ditindaklanjuti dalam bentuk pengawalan aspirasi di DPRD dan upaya penganggaran melalui pemerintah provinsi.
“Setiap aspirasi masyarakat adalah amanah yang harus kami perjuangkan secara serius, demi terwujudnya pembangunan yang merata dan berkeadilan,” tegasnya.
(hpr)












