BeritaKota Payakumbuh

Pemko Payakumbuh Dukung Program IDAMAN BPOM, Lindungi Kesehatan Warga dan Dorong UMKM Jamu Naik Kelas

11
×

Pemko Payakumbuh Dukung Program IDAMAN BPOM, Lindungi Kesehatan Warga dan Dorong UMKM Jamu Naik Kelas

Sebarkan artikel ini
Wakil Wali Kota Elzadaswarman saat mengikuti Kick Off Program IDAMAN secara daring dari Aula Pertemuan Riza Falepi, Kantor Wali Kota Payakumbuh
Wakil Wali Kota Elzadaswarman saat mengikuti Kick Off Program IDAMAN secara daring dari Aula Pertemuan Riza Falepi, Kantor Wali Kota Payakumbuh. (f/pemko)

Mjnews.id – Pemerintah Kota Payakumbuh menyatakan dukungan terhadap Program Indonesia Sadar Jamu Aman (IDAMAN) yang diluncurkan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI sebagai upaya meningkatkan keamanan konsumsi jamu, melindungi kesehatan masyarakat, sekaligus memperkuat daya saing pelaku usaha jamu lokal.

Dukungan tersebut disampaikan Wali Kota Payakumbuh melalui Wakil Wali Kota Elzadaswarman saat mengikuti Kick Off Program IDAMAN secara daring dari Aula Pertemuan Riza Falepi, Kantor Wali Kota Payakumbuh, Selasa (09/06/2026).

ADVERTISEMENT

Program IDAMAN merupakan kampanye nasional yang diluncurkan BPOM bertepatan dengan pembukaan Pekan Jamu 2026 dengan mengusung tema “Menjamu Masa Depan dengan Jamu”.

Wawako Elzadaswarman mengatakan program tersebut memberikan manfaat langsung bagi masyarakat karena mendorong peningkatan pengawasan dan edukasi terhadap produk jamu yang aman, bermutu, serta bebas dari kandungan Bahan Kimia Obat (BKO) yang berpotensi membahayakan kesehatan.

“Karena ini merupakan program nasional, Pemerintah Kota Payakumbuh tentu mendukung penuh. Kami akan terus mengomunikasikan kepada masyarakat agar semakin memahami pentingnya mengonsumsi jamu yang aman,” katanya.

Menurut dia, masih terdapat kekhawatiran masyarakat terhadap sejumlah produk jamu yang tidak memenuhi standar keamanan sehingga diperlukan edukasi yang berkelanjutan agar masyarakat lebih cermat dalam memilih produk yang telah memenuhi ketentuan.

Melalui Program IDAMAN, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya memilih jamu yang memiliki izin edar dan diproduksi sesuai standar keamanan sehingga manfaat kesehatan yang diperoleh dapat lebih terjamin.

“Program ini menjadi langkah penting untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap jamu sebagai warisan budaya bangsa sekaligus alternatif menjaga kesehatan yang aman dan berkualitas,” ujarnya.

Kepala BPOM RI Taruna Ikrar dalam peluncuran program tersebut menjelaskan bahwa Program IDAMAN dirancang untuk meningkatkan kesadaran konsumen serta mendorong pelaku usaha menghasilkan produk jamu yang aman dan bermutu.

Ia mengatakan program tersebut berfokus pada dua aspek utama, yakni edukasi kepada masyarakat agar lebih bijak dalam mengonsumsi jamu serta pendampingan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar mampu memproduksi jamu sesuai standar Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB) dan memperoleh izin edar resmi dari BPOM.

Selain meningkatkan perlindungan konsumen, program tersebut juga membuka peluang bagi pelaku UMKM jamu untuk meningkatkan kualitas produk, memperluas akses pasar, serta memperkuat daya saing usaha melalui pembinaan dan pendampingan yang berkelanjutan.

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT