BeritaKabupaten Sijunjung

Bupati Sijunjung Salurkan Bantuan kepada Korban Kebakaran di Jorong Tapi Balai Nagari Padang Sibusuk

30
×

Bupati Sijunjung Salurkan Bantuan kepada Korban Kebakaran di Jorong Tapi Balai Nagari Padang Sibusuk

Sebarkan artikel ini
Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir meninjau lokasi kebakaran di Jorong Tapi Balai Nagari Padang Sibusuk
Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir meninjau lokasi kebakaran di Jorong Tapi Balai Nagari Padang Sibusuk. (f/ist)

Mjnews.id – Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir meninjau langsung lokasi kebakaran yang menghanguskan sejumlah rumah warga di Jorong Tapi Balai, Nagari Padang Sibusuk, Kecamatan Kupitan, Senin (15/6/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati juga menyerahkan bantuan kepada para korban sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap warga yang tertimpa musibah.

ADVERTISEMENT

Kunjungan itu dilakukan untuk memastikan kondisi para korban sekaligus melihat secara langsung dampak kebakaran yang terjadi pada Minggu (14/6/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

Berdasarkan laporan sementara, sedikitnya enam bangunan terdampak dalam peristiwa yang terjadi di kawasan permukiman padat penduduk tersebut.

Di hadapan para korban, Bupati Benny Dwifa Yuswir menyampaikan rasa prihatin dan duka mendalam atas musibah yang dialami warga. Ia berharap para korban tetap tabah dan kuat menghadapi cobaan serta dapat segera bangkit dari keterpurukan akibat kebakaran.

“Kami turut prihatin atas musibah yang terjadi. Pemerintah daerah akan berupaya semaksimal mungkin membantu warga yang terdampak agar dapat segera bangkit dan melanjutkan aktivitas seperti biasa,” ujar Bupati.

Bantuan untuk korban kebakaran dari Pemkab Sijunjung dan Baznas

Sebagai bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, bantuan dari Pemerintah Kabupaten Sijunjung bersama Baznas diserahkan kepada para korban guna membantu memenuhi kebutuhan mendesak pascakebakaran.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian materi diperkirakan cukup besar. Sementara itu, penyebab kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik, meski penyelidikan lebih lanjut masih terus dilakukan.

Adapun warga yang terdampak dalam musibah tersebut yakni Afrizon dengan empat anggota keluarga, Suhaimi lima anggota keluarga, dan Ernis tiga anggota keluarga yang rumahnya terbakar.

Selain itu, usaha milik Musmawarni turut terdampak, sementara rumah Ernita yang dihuni lima jiwa serta Nismayarti yang dihuni tiga jiwa juga mengalami dampak akibat kebakaran tersebut.

Pemerintah daerah bersama pihak terkait terus berupaya memberikan bantuan dan pendampingan bagi warga terdampak agar proses pemulihan dapat berjalan dengan cepat.

(tri)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT