OlahragaKota PadangUNP

Ratusan Pesilat Ikut Ramaikan Kejurnas Pencak Silat Rektor UNP Championship 2026

13
×

Ratusan Pesilat Ikut Ramaikan Kejurnas Pencak Silat Rektor UNP Championship 2026

Sebarkan artikel ini
Kejurnas Pencak Silat Rektor UNP Championship 2026
Pembukaan Kejurnas Pencak Silat Rektor UNP Championship 2026. (f/ist)

Mjnews.id – Ratusan pesilat dari delapan daerah di Indonesia ambil bagian dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pencak Silat Rektor UNP Championship 2026 yang berlangsung di GOR Universitas Negeri Padang (UNP), Kampus Air Tawar, Padang, 25–28 Juni 2026.

Kejuaraan yang digagas Unit Kegiatan Pencak Silat Tribela UNP tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasco Ruseimy, Kamis (25/6/2026). Turut hadir Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) UNP Prof. Dr. Nurul Ikhsan, Ketua LKAAM Sumbar Prof. Fauzi Bahar, Ketua KONI Sumbar Hamdanus, para tuo silek, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

ADVERTISEMENT

Ketua Pelaksana Kejurnas Pencak Silat Rektor UNP Championship 2026, Indra Kurniawan, mengatakan kejuaraan ini menjadi wadah pembinaan sekaligus ajang kompetisi bagi pesilat muda untuk meningkatkan prestasi dan melestarikan pencak silat sebagai warisan budaya bangsa.

“Melalui kejuaraan ini kami ingin menghadirkan ruang kompetisi yang berkualitas bagi pesilat dari berbagai daerah sekaligus memperkuat eksistensi pencak silat sebagai identitas budaya Indonesia,” ujarnya.

Wakil Gubernur Sumbar yang juga Ketua Pengprov IPSI Sumbar Vasco Ruseimy menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dalam memperkuat pembinaan pencak silat, khususnya silat tradisi.

Menurut Vasco, Sumbar saat ini telah memiliki kebijakan yang mewajibkan kegiatan ekstrakurikuler silat tradisi di tingkat SMA sebagai upaya menjaga warisan budaya sekaligus membangun karakter generasi muda.

“Sumatera Barat memiliki landasan yang kuat dalam pengembangan silat tradisi. Karena itu pemerintah daerah telah mendorong kebijakan ekstrakurikuler wajib silat tradisi di SMA. Ini bukan hanya soal olahraga, tetapi juga pembentukan karakter, disiplin, dan pelestarian budaya Minangkabau,” kata Vasco.

Ia menyebutkan kebijakan tersebut telah mendapat perhatian nasional dan berpotensi menjadi model yang diterapkan di daerah lain di Indonesia.

“Sumbar kini menjadi percontohan nasional dalam pengembangan silat tradisi. Program ini ke depan akan didorong agar dapat diterapkan secara nasional sehingga pencak silat semakin kuat sebagai identitas bangsa,” tambahnya.

Sementara itu, Dekan FIK UNP Prof. Nurul Ikhsan mengatakan penyelenggaraan Kejurnas merupakan bentuk komitmen UNP dalam mendukung pembinaan olahraga prestasi sekaligus pengembangan budaya bangsa melalui dunia pendidikan.

“UNP tidak hanya mencetak lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga berkomitmen menjadi pusat pengembangan olahraga dan kebudayaan. Kejuaraan ini menjadi sarana penting untuk melahirkan atlet-atlet pencak silat berprestasi sekaligus menjaga keberlanjutan nilai-nilai budaya yang terkandung dalam silat,” ujarnya.

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT