| Kapolres Purworejo Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 2022. (m. taufik) |
Purworejo, MJNews.id – Dalam rangka penegakan disiplin berlalulintas serta upaya meminimalisir korban kecelakaan lalu lintas (laka lantas), Polres Purworejo akan melakukan giat Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 2022, yang akan dilakukan di seluruh wilayah Kabupaten Purworejo.
Kegiatan ditandai dengan Apel Gelar Pasukan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Purworejo, AKBP Fahrurozi, S.I.K., M.M. bertempat di halaman Mapolres Purworejo, Selasa 1 Maret 2022.
Kegiatan apel gelar pasukan diikuti oleh jajaran Personil dari Denpom, Kodim 0708, Polres Purworejo, Dishub dan Satpol PP Kabupaten Purworejo dan dihadiri oleh Forkompimda Kabupaten Purworejo serta Kapolsek.
Dalam amanatnya, Kapolda Jateng yang dibacakan oleh Kapolres Purworejo mengatakan operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 2022 akan dilaksanakan selama 14 hari ke depan, dari 1 hingga 14 Maret 2022.
Sebagai bahan informasi bahwa angka pelanggaran lalu lintas Tahun 2020, mencapai 1.154.641 pelanggaran. dibandingkan tahun 2021 yang mencapai 307.752 yang menunjukan penurunan angka pelanggaran hingga 73% menjadi (846.889 pelanggaran), yang diikuti juga dengan penurunan jumlah tilang maupun teguran.
Polri telah menetapkan kalender Operasi Keselamatan lalu lintas rutin yang dilaksanakan setiap tahunnya.
Operasi Keselamatan lalu lintas Candi tahun 2022 dalam rangka Operasi cipta kondisi Kamseltibcar Lantas di masa Pandemi Covid-19, dengan mengedepankan kegiatan Preemtif dan Preventif disertai Persuasif serta Humanis.
| Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 2022. (m. taufik) |
“Kegiatan Operasi ini dalam rangka meningkatkan kepatuhan dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas dengan tetap menerapkan Protokol kesehatan dan diharapkan operasi keselamatan tahun ini dapat memutus mata rantai penyebaran dan penularan virus Covid-19 yang belum usai juga menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas serta meminimalisir fatalitas kecelakaan yang bisa menyebabkan korban meninggal dunia,” harapnya.
(fix)





