AdvBank Nagari

Bank Nagari Luncurkan Rebranding Program Laku Pandai Menjadi Bank Nagari Link

486
Bank Nagari Luncurkan Rebranding Program Laku Pandai Menjadi Bank Nagari Link
Bank Nagari Luncurkan Rebranding Program Laku Pandai Menjadi Bank Nagari Link. (f/ist)

Mjnews.idBank Nagari secara resmi meluncurkan rebranding program Laku Pandai menjadi Bank Nagari Link, dalam acara yang berlangsung di Bagindo Aziz Chan Youth Center, Senin (24/2/2025).

Peluncuran ini menandai langkah penting dalam upaya memperkenalkan layanan keuangan digital yang lebih luas kepada masyarakat Sumatera Barat.

ADVERTISEMENT

Sebanyak 148 agen terbaik dari seluruh cabang Bank Nagari di Sumatera Barat hadir dalam acara ini, mewakili keberhasilan dan komitmen mereka dalam menjalankan program yang selama ini telah memberikan manfaat besar bagi masyarakat.

Selain meresmikan perubahan nama, acara ini juga diisi dengan edukasi melalui talkshow yang menghadirkan perwakilan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), akademisi dari Program Magister Manajemen Universitas Andalas (MM Unand), serta pihak internal Bank Nagari.

Akademisi dari Universitas Islam Negeri (Unidha) bertindak sebagai moderator dan memandu diskusi dengan penuh antusiasme.

Dalam sesi diskusi, perwakilan OJK menekankan pentingnya peningkatan literasi keuangan di tengah perkembangan dunia digital. Pemahaman masyarakat tentang pengelolaan keuangan yang baik, termasuk tabungan, investasi, dan pemanfaatan layanan perbankan, menjadi semakin krusial.

“Dengan meningkatnya akses masyarakat terhadap layanan keuangan digital, penting bagi mereka untuk memiliki pemahaman yang cukup agar dapat memanfaatkan layanan tersebut secara optimal dan menghindari risiko keuangan,” ungkap perwakilan OJK dalam diskusi tersebut.

Pada kesempatan tersebut, Bank Indonesia turut menjelaskan tentang penerapan sistem perbankan hybrid, yang mengombinasikan layanan perbankan konvensional dengan teknologi digital.

Ia menyampaikan bahwa model ini memungkinkan nasabah untuk mengakses layanan perbankan secara lebih fleksibel.

“Dengan adanya sistem hybrid, masyarakat dapat menikmati kemudahan transaksi digital tanpa harus kehilangan layanan konvensional yang tetap diperlukan oleh sebagian nasabah,” ucapnya.

Sementara itu, praktisi akademisi dari MM Unand menyoroti relevansi penerapan sistem hybrid dalam layanan Bank Nagari Link.

Menurutnya, sistem ini menjadi solusi bagi masyarakat modern yang semakin mengandalkan teknologi dalam kehidupan sehari-hari.

“Dukungan dari agen yang tersebar di berbagai daerah menjadikan layanan ini mampu menjangkau masyarakat yang sebelumnya sulit mengakses layanan perbankan,” ujarnya.

Exit mobile version