AdvSumatera Barat

Konferensi Wakaf Internasional di Sumbar Dihadiri Ribuan Peserta dan Puluhan Tokoh Islam Dunia

502
×

Konferensi Wakaf Internasional di Sumbar Dihadiri Ribuan Peserta dan Puluhan Tokoh Islam Dunia

Sebarkan artikel ini
Pembukaan Konferensi Wakaf Internasional di Sumbar
Pembukaan Konferensi Wakaf Internasional di Sumbar. (f/pemprov)

Mjnews.id – Pembukaan Konferensi Wakaf Internasional 2025 yang dipusatkan di Hotel Truntum, Kota Padang berlangsung meriah, Itu ditandai dengan kehadiran ribuan peserta dalam forum berskala global tersebut. Kegiatan ini menjadi ruang konsolidasi untuk memperkuat ekosistem wakaf produktif di Indonesia.

Puluhan tokoh nasional dan internasional hadir, di antaranya Wakil Presiden RI ke-13 Ma’ruf Amin, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Wakil Grand Syaikh Al-Azhar Prof. Muhammad Ad-Duwaini, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, serta perwakilan lembaga wakaf dari Mesir, Maroko, Arab Saudi, Kuwait, Malaysia, dan Suriah.

ADVERTISEMENT

Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah membuka konferensi wakaf dengan menegaskan bahwa masyarakat Minangkabau memiliki tradisi panjang dalam praktik wakaf, terutama dalam penguatan surau dan pendidikan. Menurutnya, wakaf merupakan instrumen penting untuk memajukan layanan pendidikan, kesehatan, UMKM, dan ketahanan sosial jika dikelola secara produktif.

“Kehadiran para tokoh nasional dan internasional adalah kehormatan bagi Sumbar. Ini menunjukkan bahwa isu wakaf menjadi perhatian global. Semoga konferensi wakaf ini melahirkan gagasan baru untuk memperkuat wakaf produktif,” ujar Mahyeldi saat acara pembukaan di Padang, Sabtu (15/11/2025).

Gubernur Sumbar, Mahyeldi saat membuka Konferensi Wakaf Internasional di Sumbar di Hotel Truntum Padang
Gubernur Sumbar, Mahyeldi saat membuka Konferensi Wakaf Internasional di Sumbar di Hotel Truntum Padang. (f/pemprov)

Tata Kelola Wakah Masih Lemah

Wakil Presiden RI ke-13, Ma’ruf Amin, menyoroti masih lemahnya tata kelola wakaf nasional meski potensinya sangat besar. Padahal potensinya sangat besar di Indonesia.

“Potensi wakaf Indonesia itu sekitar Rp180 triliun per tahun, namun belum tergarap optimal,” ujarnya.

Pembukaan Konferensi Wakaf Internasional di Sumbar

Ma’ruf Amin juga mengatakan, Indonesia seharusnya menjadi pusat peradaban wakaf modern. Sebab, mayoritas rakyatnya beragama islam.

“Wakaf tidak hanya soal pahala, tetapi harus melahirkan kemaslahatan nyata. Bila dikelola profesional, wakaf dapat menjadi solusi berbagai persoalan sosial, termasuk kemiskinan.”tukuknya.

Menteri Agama, Nasaruddin Umar, menambahkan bahwa ukuran keberhasilan wakaf bukan pada besaran aset, melainkan manfaat yang berkelanjutan.

“Keberhasilan wakaf bukan soal megahnya bangunan, tetapi manfaat yang dinikmati generasi mendatang,” katanya.

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT