AdvKota PadangParlemen

Pimpinan DPRD Kota Padang Imbau Warga Tidak Hura-hura dan Pesta di Malam Pergantian Tahun

202
×

Pimpinan DPRD Kota Padang Imbau Warga Tidak Hura-hura dan Pesta di Malam Pergantian Tahun

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Osman Ayub mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan hura-hura dan pesta menyambut perayaan tahun baru
Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Osman Ayub. (f/ist)

Mjnews.id – Malam pergantian tahun sebentar lagi. Sumbar baru saja dilanda bencana. Pimpinan DPRD Kota Padang minta warga tidak melakukan hura-hura dan pesta saat pergantian tahun itu. Warga harus berempati pada masyarakat yang dilanda bencana.

Wakil Ketua DPRD Osman Ayub mengimbau masyarakat untuk menyambut perayaan tahun baru dengan sikap saling menghormati dan menjunjung tinggi nilai budaya Minangkabau, khususnya di tengah masa pemulihan pascabencana banjir bandang.

ADVERTISEMENT

Osman Ayub menekankan, budaya Minang menanamkan nilai empati dan kebersamaan, yang sangat dibutuhkan warga yang masih berduka akibat bencana.

“Budaya Minang mengajarkan kita saling menghargai dan peduli. Saat ini banyak warga kita yang kehilangan rumah dan harta benda. Dalam situasi seperti ini, kita harus menunjukkan empati dan membantu saudara-saudara kita,” ujarnya, Rabu 24 Desember 2025.

Ia menyoroti sejumlah wilayah yang terdampak parah, termasuk Kecamatan Pauh, Kuranji, Koto Tangah, dan Nanggalo, di mana rumah warga hanyut, infrastruktur rusak, serta sebagian masyarakat masih harus mengungsi.

Osman Ayub meminta para tokoh masyarakat untuk aktif membimbing warga agar perayaan Natal dan Tahun Baru dijalankan dengan bijaksana dan penuh empati.

Dia menekankan perlunya pengaturan pelayanan publik, termasuk transportasi dan pengamanan kawasan wisata, untuk memastikan ketertiban selama libur akhir tahun.

“Pelayanan masyarakat tetap harus berjalan, tapi dengan pengaturan yang jelas dan imbauan agar masyarakat memahami situasi saat ini,” katanya.

Ketua DPRD Kota Padang Minta Empati Warga terhadap Bencana Alam

Sementara itu, Ketua DPRD Muharlion tidak menginginkan adanya penyelenggaraan pesta kembang api pada malam pergantian tahun, sehingga menjadi momentum bagi masyarakat untuk berempati terhadap bencana alam di Sumatera.

“Harus menunjukkan sikap peduli dan tidak berlebihan ketika wilayah kita sedang berduka,” katanya.

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT