AdvKota Bukittinggi

Pemko Bukittinggi Sukses Gelar Perhelatan Skala Internasional dalam Peringatan 100 Tahun Jam Gadang

30
×

Pemko Bukittinggi Sukses Gelar Perhelatan Skala Internasional dalam Peringatan 100 Tahun Jam Gadang

Sebarkan artikel ini
Peringatan 100 Tahun Jam Gadang Kota Bukittinggi
Peringatan 100 Tahun Jam Gadang Kota Bukittinggi. (f/pemko)

Mjnews.id – Pemerintah Kota Bukittinggi sukses menyelenggarakan rangkaian peringatan 100 Tahun Jam Gadang yang berlangsung dari 3-21 Juni 2026. Peringatan tersebut bukan hanya sebagai momentum mengenang ikon kebanggaan masyarakat Kota Bukittinggi, tetapi juga berhasil mengangkat kembali posisi Bukittinggi dalam sejarah bangsa sebagai Kota Perjuangan dan juga memberikan dampak nyata kepada sektor pariwisata dan perekonomian daerah.

Rangkaian kegiatan 100 Tahun Jam Gadang melibatkan berbagai unsur pemerintah, akademisi, budayawan, komunitas, pelaku usaha, perantau, serta delegasi dari puluhan negara.

ADVERTISEMENT

Perayaan diawali dengan pelaksanaan Internasional Minangkabau Literacy Festival (IMLF) ke-4 yang menghadirkan peserta dan narasumber dari berbagai negara.

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan peringatan 100 tahun jam gadang bukan sekedar perayaan usia sebuah bangunan bersejarah, tetapi menjadi momentum penting untuk memperkuat identitas Bukittinggi sebagai kota sejarah, kota budaya, kota pendidikan, kota wisata dan kota perjuangan.

Seminar Nasional Bukittinggi Kota Perjuangan.
Seminar Nasional Bukittinggi Kota Perjuangan. (f/pemko)

”Perjalanan sejarah kota Bukittinggi memberi motivasi bagi kami Pemerintah Kota Bukittinggi untuk menggelar peringatan 100 Tahun Jam Gadang dengan mengundang International Minangkabau Literacy Festival (IMLF) menyelenggarakan moment berskala internasional ini supaya dunia internasional mengetahui dan memahami bahwa Kota Bukittinggi memiliki peran penting di saat eksistensi Republik Indonesia dalam keadaan kritis, dan dengan adanya penetapan Hari Bela Negara tanggal 19 Desember dengan latar belakang sejarah terbentuknya Pemerintahan Darurat Republik Indonesia, maka Pemerintah Kota Bukittinggi mengusulkan kepada Pemerintah Pusat untuk menetapkan Kota Bukittinggi sebagai Kota Perjuangan,” jelasnya.

Perkuat Identitas Bukittinggi sebagai Kota Perjuangan

Salah satu capaian penting dari rangkaian peringatan 100 Tahun Jam Gadang adalah menguatnya dukungan berbagai tokoh nasional terhadap pencanangan Bukittinggi sebagai Kota Perjuangan.

Dalam Seminar Nasional Bukittinggi Kota Perjuangan yang dilaksanakan Kamis 18 Juni 2026, di Rumah dinas Walikota Bukittinggi yang menghadirkan sejumlah sejarawan, akademisi dan tokoh nasional menegaskan bahwa Bukittinggi memiliki posisi yang sangat strategis dalam sejarah Republik Indonesia, terutama saat menjadi pusat Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) pada masa Agresi Militer Belanda II.

Sejarawan senior Prof. Anhar Gonggong menyebut Bukittinggi memiliki kekhasan sejarah yang tidak dimiliki daerah lain karena menjadi pusat “kenyataan kedaruratan Republik” yang menjaga keberlangsungan Negara Kesatuan Republik Indonesia ketika pemerintahan pusat mengalami krisis.

Dukungan juga datang dari Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, yang melalui pesannya menegaskan bahwa ketika Republik hampir padam pada tahun 1948, Bukittinggi menjadi salah satu daerah yang menjaga nyala Republik tetap hidup melalui keberadaan PDRI.

Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, turut menyatakan dukungannya agar identitas Bukittinggi sebagai Kota Perjuangan terus dikedepankan karena perannya yang sangat besar dalam sejarah kemerdekaan dan keberlangsungan Republik Indonesia.

Dukungan dari berbagai tokoh nasional tersebut menjadi modal penting bagi Pemerintah Kota Bukittinggi dalam memperjuangkan pengakuan yang lebih luas terhadap nilai historis dan kontribusi Bukittinggi dalam perjalanan bangsa.

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT