BeritaKabupaten Agam

Pemkab Agam Koordinasikan Pemasangan Early Warning System bersama PT Tatonas

530
Pemkab Agam Koordinasikan Pemasangan Early Warning System bersama PT Tatonas
Pemkab Agam Koordinasikan Pemasangan Early Warning System bersama PT Tatonas. (f/pemkab)

Mjnews.id – Pemerintah Kabupaten Agam mengadakan Rapat Koordinasi dengan PT Tatonas terkait pemasangan Early Warning System (EWS) di wilayah Agam. Rapat ini berlangsung di Mess Belakang Balok, Bukittinggi, pada Senin 8 Juli 2024.

Okta, perwakilan dari PT Tatonas, mengungkapkan bahwa akan dipasang 2 titik EWS di Air Terjun Badorai dan Air Terjun Sarasah, dengan total 11 titik EWS yang direncanakan di Kabupaten Agam.

ADVERTISEMENT

EWS atau sistem peringatan dini adalah alat yang dirancang untuk memberikan peringatan awal kepada masyarakat mengenai potensi bahaya atau bencana, seperti erupsi Gunung Marapi.

Sistem ini bertujuan untuk meminimalisir risiko dengan memberikan informasi yang cepat dan akurat kepada warga sekitar.

Selain pemasangan EWS di dua air terjun tersebut, juga akan dipasang 6 sirine di berbagai lokasi strategis, yaitu di SMA 1 Sungai Pua, Masjid Al Mujahiddin Bukik Batabuah, SDN 08 Kubang Duo, Mushala Ath Thayyibah Cangkiang, Gudang Gabah, dan Mushala Al Ihsan.

Pada rapat tersebut, Okta menekankan pentingnya sosialisasi kepada masyarakat dan tokoh masyarakat setempat mengenai penggunaan lahan, tempat, dan bangunan yang dimaksud.

Hal ini dilakukan agar masyarakat dapat lebih siap dan responsif terhadap peringatan dini bencana.

Sementara itu, Kalaksa BPBD Agam, Budi Perwiranegara menyampaikan pemasangan EWS direncanakan akan dilaksanakan pada bulan Juli dan prosesnya tidak akan mengganggu aktivitas masyarakat.

Ia juga mengimbau pihak kecamatan, walinagari, tokoh masyarakat, serta Kelompok Siaga Bencana (KSB) untuk menjaga dan merawat alat EWS tersebut jika sudah terpasang.

“Dengan menjaga alat EWS ini, kita dapat meminimalisir risiko bencana di sekitar Gunung Marapi,” ujar Budi.

Rapat koordinasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana.

(jef)

Exit mobile version