Mjnews.id – Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Padang, sampai 7 Mei 2025 ini telah berhasil merampungkan Program Kerja 100 hari Wali Kota Padang dengan capaian pekerjaan fisik sekira 98 persen.
Tersisa lagi pekerjaan fisik sekira 2 persen dengan sisa waktu sebanyak 23 hari, sejak Wali Kota Padang, Fadly Amran dan Wakil Wali Kota Maigus Nasir dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025.
Realisasi Program Unggulan (Progul) Padang Rancak dengan program kerja Kawasan Permukiman Layak Huni seluas 3,19 hektare, pekerjaan perbaikan jalan lingkungan perumahan dengan capaian 1.347 meter, serta perbaikan dan pembangunan drainase lingkungan perumahan capaian 474 meter.
Progul Padang Rancak dan Padang Melayani program kerja Rumah Layak Huni, pekerjaan perbaikan RTLH capaian 20 unit dan pekerjaan pembangunan sanitasi rumah (WC dan Septic tank) sebanyak 50 unit, serta pembangunan SPAM Permukiman sebanyak 5 lokasi.
“Sehingga sisa pekerjaan senilai 2 persen tersebut yakni pembangunan sanitasi rumah (WC Septic tank), serta pembangunan SPAM,” ungkap Kepala Dinas Perkim Kota Padang, Raf Indria, S.T, M.T ketika dikonfirmasi padanya usai Rapat Terbatas (Ratas) bersama Wali Kota Padang dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Padang, pada Rabu 7 Mei 2025.
Menurut Raf Indria, berdasarkan fakta integritas pelaksanaan program kerja 100 hari Walikota Padang, OPD Dinas Perkim Kota Padang, sesuai hasil pertemuan dengan Inspektorat, Bappeda, dan TAPD Kota Padang, terdapat 2 program Dinas Perkim kota ini, yaitu Progul Padang Rancak aktivasi perbaikan jalan & drainase kota, kegiatan peningkatan kualitas kawasan permukiman kumuh menjadi kawasan permukiman layak huni, indikator kawasan permukiman layak huni, dengan target 100 hari kerja pasangan Wali Kota Padang, Fadly Amran-Maigus Nasir.
Sementara Progul Padang Rancak Padang Melayani, aktivasi perbaikan jalan dan drainase kota, kegiatan peningkatan kawasan kualitas kawasan permukiman kumuh menjadi kawasan permukiman layak huni, indikator perbaikan RTLH.
Dijelaskannya, masing-masing pengerjaan fisik telah rampung, antara lain, yakni peningkatan kualitas jalan lingkungan dan drainase lingkungan di kawasan kumuh Kelurahan Bungo Pasang Kecamatan Koto Tangah seluas 3,19 hektare.
Kemudian Perbaikan rumah tidak layak huni atau RTLH menjadi rumah layak huni sebanyak 20 unit. ”
Perbaikan jalan lingkungan dan drainase lingkungan di 15 lokasi perumahan, dengan total sepanjang 1.347 meter jalan, dan 474 meter drainase.
“Sekitar 2 persen lagi pengerjaan fisik yang sedang dalam penuntasan dalam waktu dekat ini akan selesai, yakni pembangunan sanitasi rumah atau WC dan Septic tank, dengan total 50 unit dalam proses pelaksanaan”, pungkas Raf Indria.
(Obral)
