PendidikanSolok Selatan

Pemkab Solsel Pastikan Proses Penerimaan Murid Baru 2025 Objektif dan Transparan

437
Wakil Bupati Solsel, H. Yulian Efi menandatangani Deklarasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2025
Wakil Bupati Solsel, H. Yulian Efi menandatangani Deklarasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2025. (f/pemkab)

Mjnews.id – Pemerintah Kabupaten Solok Selatan merilis Sistem Informasi Penerimaan Murid Baru Dinas Pendidikan (Sipembidik) Kabupaten Solok Selatan yang akan digunakan pada tahun ajaran 2025. Adanya aplikasi ini diharapkan akan dapat menciptakan penerimaan siswa baru yang objektif, transparan, akuntabel, dan berkeadilan.

Selain itu, pemerintah lintas institusi juga menandatangani Deklarasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2025 Objektif, Transparan, Akuntabel, dan Berkeadilan di lingkup Pemerintah Kabupaten Solok Selatan.

ADVERTISEMENT

Deklarasi ini ditandatangani oleh langsung oleh Kepala Balai Besar Penjamin Mutu Pendidikan (BBPMP) Wilayah Sumatera Barat, Wakil Bupati Solok Selatan, Forkopimda, hingga Dinas Pendidikan.

Wakil Bupati Solok Selatan H. Yulian Efi mengatakan SPMB merupakan agenda tahunan yang merupakan bagian dari pembangunan pendidikan dengan tujuan utama untuk mendorong dan memastikan semua anak untuk melanjutkan dan mendapatkan pendidikan yang layak.

Untuk itu, pemerintah pusat hingga ke daerah memastikan telah mengatur penyelenggaraan SPMB ini bisa berjalan sebaik mungkin.

“Dinas Pendidikan Kabupaten Solok Selatan sudah merancang sebuah aplikasi yang dapat membantu orang tua dan pihak sekolah serta pemerintah daerah untuk mewujudkan SPMB yang objektif, transparan, akuntabel dan berberkeadilan,” kata Yulian dalam kegiatan tersebut di Aula Sarantau Sasurambi Kantor Bupati Solok Selatan, Rabu (7/5/2025).

Sipembidik nanti akan diberlakukan untuk penerimaan siswa baru mulai dari TK, SD, dan SMP se-Solok Selatan.

Adanya aplikasi ini pun ke depan akan menjadi acuan bagi pemerintah daerah dalam melaksanakan program-programnya. Seperti bantuan pakai seragam gratis, bantuan untuk siswa kurang mampu, dan banyak program lainnya.

Untuk memastikan proses ini berjalan dengan lancar, Wabup meminta kepada berbagai pihak mulai dari Dinas Pendidikan, Dinas Kominfo, dan Dinas Dukcapil untuk memastikan seluruh kebutuhan dapat dipenuhi dengan baik.

Selain itu juga kepada Camat dan Wali Nagari untuk informasi SPMB kepada masyarakat dan mendorong anak-anak dilingkungannya untuk melanjutkan sekolah, sehingga bisa menekan angka putus sekolah.

Exit mobile version