BeritaBlitar

Rektor UB Dukung Riset dan AI Humanis, Sygma Perkenalkan SMSI Goes to Campus

312

Mjnews.id – Sygma Research and Consulting (SRC) menjalin pertemuan strategis dengan Rektor Universitas Brawijaya (UB), Prof. Widodo, di Gedung Rektorat UB, Malang. Pertemuan ini membahas tantangan riset nasional, perkembangan pesat kecerdasan buatan (AI), serta peran generasi muda dalam menghadapi era transformasi digital.

CEO Sygma, Ken Bimo Sultoni, menekankan bahwa tantangan bangsa ke depan tidak hanya bertumpu pada aspek politik dan ekonomi, tetapi juga pada kemampuan dunia pendidikan beradaptasi dengan revolusi teknologi, terutama AI. “Sinergi kampus, riset, dan media menjadi kunci membangun ekosistem pengetahuan yang kokoh dan inklusif,” tegas Ken Bimo.

ADVERTISEMENT

Rektor UB, Prof. Widodo, menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menegaskan komitmen Universitas Brawijaya dalam mendukung riset aplikatif dan pengembangan teknologi yang berpijak pada nilai kemanusiaan serta keindonesiaan.

“Inovasi berbasis riset sangat penting, namun AI harus tetap diposisikan sebagai alat pemberdayaan manusia, bukan pengganti peran manusia itu sendiri,” ungkap Prof. Widodo.

Dalam kesempatan yang sama, Sygma memperkenalkan program kolaborasi dengan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) bertajuk “SMSI Goes to Campus”. Program ini mengangkat tema Pelatihan Jurnalistik Klasik dan Pemanfaatan AI di Era Digital untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan jurnalistik yang tidak hanya teknis, tetapi juga kritis terhadap peran teknologi dalam industri media.

“Generasi muda perlu memahami bagaimana memanfaatkan AI secara etis dalam produksi konten digital. SMSI Goes to Campus hadir untuk memperkuat kapasitas itu,” jelas Ken Bimo.

Program ini dijadwalkan menyambangi sejumlah kampus besar di Indonesia, dengan Universitas Brawijaya sebagai salah satu tuan rumah utama. Pelatihan akan menghadirkan praktisi media, akademisi, hingga pakar AI yang siap berbagi pengalaman kepada para mahasiswa.

Ketua SMSI Jawa Timur, Sokip SH MH, mengapresiasi pertemuan ini sebagai langkah awal penting dalam membangun kolaborasi antara kampus, riset, dan media.

“Kita harus bersama-sama mempersiapkan generasi muda yang mampu menjawab tantangan zaman,” ujar Sokip, yang juga alumnus Fakultas Hukum UB. (*)

Exit mobile version