BeritaKota SawahluntoParlemen

Anggota DPRD Sumbar Gelar Sosialisasi Perda Pengembangan Ekonomi Kreatif di Sawahlunto

1155
Anggota DPRD Sumbar Gelar Sosialisasi Perda Pengembangan Ekonomi Kreatif di Sawahlunto
Anggota DPRD Sumbar, Neldaswenti Gelar Sosialisasi Perda Pengembangan Ekonomi Kreatif di Sawahlunto. (f/yuni oktrianti)

Mjnews.id – Anggota Fraksi PPP DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) asal Kota Sawahlunto, Ir. Neldaswenti, M.Si, menggelar sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Sumatera Barat Nomor 2 Tahun 2023 tentang Pengembangan Ekonomi Kreatif, dilaksanakan di halaman Homestay Meutia, Kota Sawahlunto, Minggu 24 Agustus 2025.

Dalam kegiatan tersebut, Neldaswenti, mantan Anggota DPRD Kota Sawahlunto yang akrab disapa Buk Eti Zohirin ini memastikan akan memperjuangkan jalan utama Kota Sawahlunto – Guguk Cino Padang Ganting yang merupakan jalan Provinsi Sumbar.

ADVERTISEMENT

“Untuk daerah yang merupakan titik rawan kita sudah turun langsung guna melihat bahan anggaran yang diajukan. Tiga anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat asal Sawahlunto termasuk saya sendiri serahkan masing-masing dana Rp. 2,5 miliar hingga total Rp. 7,5 miliar untuk perbaikan infrastruktur jalan Provinsi Sumatera Barat ini. Jika infrastruktur bagus maka akan mendukung pariwisata yang dituju oleh wisatawan,” kata ibu Eti.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat diwakili oleh Bidang Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Agustin, ME, menyebutkan, untuk mendukung sebuah pariwisata tidak hanya infrastruktur saja yang mesti dibenahi, akan tetapi peningkatan Ekraf wajib digenjot.

“Selain harapan ramainya pengunjung datang, namun jika pengunjung datang hanya untuk sekedar melihat objek wisata tertentu, itu bukan merupakan capaian dari target pariwisata yang diinginkan. Perda yang disosialisasikan mendukung Ekraf untuk ditingkatkan sesuai dengan kebijakan dan peraturan daerahnya masing-masing. Seperti kesenian dan budaya daerah, kerajinan tangan, kuliner dan hal-hal unik yang menjadi daya tarik wisatawan domestik dan mancanegara untuk menyukai daerah kita, dan berencana kembali lagi,” tuturnya.

Di samping gelaran Iven-iven yang bernilai seni dan budaya, dibantu juga dengan sosialisasi dari media massa.

“Untuk hal promosi libatkan para jurnalis dan medianya agar kegiatan pariwisata yang berhubungan dengan Ekraf dan keunikannya bisa mencapai dunia luas dan viral,” katanya.

(Uni)

Exit mobile version