Mjnews.id – Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Sultan B. Najamudin, mengungkapkan hasil Survei Indikator 2025 menunjukkan tingkat kepercayaan publik terhadap Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) meningkat hingga 75,1 persen. Menariknya, dukungan terbesar berasal dari Generasi Z dan kaum milenial.
Hal itu dikatakan Sultan dalam Sidang Paripurna Luar Biasa ke-2 Masa Sidang I Tahun 2025–2026, bertepatan dengan momentum Hari Ulang Tahun DPD RI ke-21, di Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen Senayan, Rabu (1/10/2025).
“Angka ini menempatkan DPD RI di jajaran lembaga negara dengan citra terbaik sekaligus menandakan bahwa DPD dipercaya sebagai motor perubahan di era demokrasi baru,” kata Sultan.
Sidang Paripurna tersebut dihadiri langsung oleh pimpinan dari berbagai lembaga tinggi negara seperti, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Ketua DPR RI Puan Maharani, serta pimpinan lembaga yudikatif.
Pada kesempatan itu, Sultan turut mengapresiasi sikap Puan Maharani yang dinilai sangat kooperatif.
“Kami sangat berterima kasih atas ruang dialog yang selalu dibuka lebar oleh Ibu Puan Maharani, terutama dalam setiap penyusunan Program Legislasi Nasional (Prolegnas),” ucap senator asal Bengkulu ini.
Tidak lupa, ia menyampaikan terima kasih kepada Ketua MPR RI atas sinergi yang selalu dibangun. “Apresiasi yang tinggi kami berikan kepada Bapak Ahmad Muzani yang selalu melibatkan DPD RI dalam sosialisasi Empat Pilar, terutama ke berbagai daerah,” sambung Sultan.
Sultan juga menjelaskan tujuh agenda strategis DPD RI ke depan, mulai dari penguatan legislasi pro-daerah, diplomasi antarparlemen se-ASEAN, pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga gagasan green democracy. DPD RI juga mencanangkan gerakan “Senator Menanam Satu Juta Pohon” sebagai simbol komitmen ekologis dan demokrasi hijau.
Di akhir sidang, dirinya kembali menegaskan bahwa legitimasi DPD RI bukan hanya berasal dari konstitusi, tetapi juga dari kepercayaan rakyat.
“Indonesia tidak akan bercahaya karena obor besar di Jakarta, melainkan oleh lilin-lilin kecil di desa. Lilin-lilin itu adalah daerah, dan tugas kita adalah menjaganya tetap menyala menuju Indonesia Emas 2045,” tutupnya.







