BeritaEkonomiSumatera Barat

Pemprov Sumbar Buka Jalan Pemasaran Baru, Hasil Panen Petani Muda Ludes Terjual dalam Hitungan Jam

506
×

Pemprov Sumbar Buka Jalan Pemasaran Baru, Hasil Panen Petani Muda Ludes Terjual dalam Hitungan Jam

Sebarkan artikel ini
Petani milenial, Hariyanda Ade Sagita (29), pemilik Hortisius Agriculturae Centrum, jual hasil panen di halaman Kantor Gubernur Sumatera Barat
Petani milenial, Hariyanda Ade Sagita (29), pemilik Hortisius Agriculturae Centrum, jual hasil panen di halaman Kantor Gubernur Sumatera Barat. (f/pemprov)

Mjnews.id – Ratusan paket sayuran segar hasil panen petani milenial, Hariyanda Ade Sagita (29), pemilik Hortisius Agriculturae Centrum, ludes terjual hanya dalam waktu empat jam di halaman Kantor Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Rabu (8/10/2025).

Penjual dan pembeli mengaku sama-sama mendapat manfaat positif dari kegiatan tersebut, mereka pun mengapresiasi terobosan baru yang dilakukan Pemprov Sumbar tersebut.

ADVERTISEMENT

Menurutnya, salah satu tantangan yang membuat anak muda kurang tertarik untuk bergelut di sektor pertanian adalah sulitnya mencari pasar. Petani muda ini mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini.

“Saya sudah empat tahun menjadi petani, selama ini kendala yang kerap dihadapi adalah sulitnya pemasaran. Sekarang, Pemprov Sumbar menginisiasi terobosan baru yang mengizinkan kami memasarkan produk sayuran kami ke berbagai instansi pemerintah daerah, termasuk di Kantor Gubernur. Hasilnya alhamdulillah sekali,” ujar Hariyanda.

Ia menyebut, sebanyak 300 paket sayuran yang ia bawa habis terjual hanya dalam empat jam. Menurutnya, itu menjadi pertanda bahwa ada prospek ekonomi yang menjanjikan di sektor pertanian bagi generasi muda.

“Kalau kegiatan seperti ini rutin dilakukan, petani milenial akan semakin bergairah. Tidak ada lagi alasan untuk menganggur. Anak muda harus berani ambil peran,” tegasnya penuh semangat.

Sementara itu salah satu pengunjung, Yenrita (54), juga mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini.

Menurutnya, selama ini dirinya baru bisa berbelanja kebutuhan dapur setelah jam pulang kerja. Sekarang, itu bisa dilakukan di waktu jam istirahat dan tidak mesti ke pasar.

“Sayurannya segar, harganya bersahabat dan ada di halaman kantor. Semoga ke depan, kegiatan serupa dapat terjadwal rutin di kantor ini dengan varian yang lebih banyak, seperti cabai, bawang, dan beras,” ujarnya.

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT