BeritaKota SawahluntoOlahraga

MTsN 2 Juarai Liga Askot PSSI Sawahlunto, Dedi Wandra: Kita akan Berikan Uang Pembinaan

1024
MTsN 2 Juarai Liga Askot PSSI Sawahlunto tingkat pelajar
MTsN 2 Juarai Liga Askot PSSI Sawahlunto tingkat pelajar. (f/humas)

Mjnews.id – Laga final antara MTsN 1 Vs MTsN 2 menjadi klimaks Liga Askot PSSI tingkat pelajar SLTP sederajat se Kota Sawahlunto 2025, berlangsung di Lapangan Bola Kaki Ombilin Kota Sawahlunto, Kamis 9 Oktober 2025.

Dalam pertandingan penutupan itu, gol tunggal Muhammad Siddiq mengantarkan MTsN 2 sebagai Jawara Liga Askot PSSI Sawahlunto tingkat SLTP sederajat 2025.

ADVERTISEMENT

Tampilnya MTsN 2 sebagai juara terasa semakin sempurna dengan dianugerahinya Muhammad Siddiq sebagai pemain terbaik (best player), Muhammad Rajib sebagai pencetak gol terbanyak (top scorer) dan pendukung terbaik (best suporter).

Selain itu, MTsN 2 Sawahlunto dengan julukan Tsandu itu juga meraih nilai sempurna tidak terkalahkan selama liga bergulir dan mencatatkan koleksi gol hingga 23 gol.

Liga Askot PSSI tingkat SLTP se Kota Sawahlunto ini ditutup Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra sekaligus penyerahan piala juara 1 kepada MTsN 2 serta uang pembinaan sebesar Rp5 juta.

Juara 2 MTsN 1 menerima piala dan uang Rp3 juta. Juara 3 tim SMPN 3 menerima piala dan uang Rp2 juta, serta terbaik 4 SMPN 1 menerima piala dan uang Rp 1,5 juta.

Untuk top skor, Muhammad Rajib (MTsN 2 Sawahlunto) selain piala juga uang Rp800 ribu. Best player Muhammad Siddiq (MTsN 2 Sawahlunto) piala dan uang Rp800 ribu. Kiper terbaik (Best Goalkeeper) Aidil Farhan (MTsN 1 Sawahlunto piala dan uang Rp800 ribu.

Sedangkan suporter terbaik 1 MTsN 2 mendapatkan piagam dan uang Rp 1 juta, Terbaik II SMPN 1 Sawahlunto uang Rp700 ribu. Terbaik III SMPN 2 Sawahlunto Rp500 ribu. Harapan 1 MTsN 1 Sawahlunto Rp500 ribu dan Harapan 2 SMPN 3 Sawahlunto Rp400 ribu.

Ketua Askot PSSI Sawahlunto, Ronny Eka Putra apresiasi atas sukses dan meriahnya event yang digelar ini.

Ronny juga mengucapkan selamat kepada pemenang dan terimakasih kepada semua pihak yang terlibat.

“Ini akan menjadi kerangka pembinaan sepakbola Sawahlunto kedepannya. Dari turnamen ini akan dipetakan pelajar-pelajar yang memiliki talenta istimewa untuk masuk program pembinaan dan diarahkan menuju kompetisi tingkat regional dan provinsi,” ungkap dia.

Apresiasi juga datang dari Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sawahlunto, Dedi Wandra. Kakan Kemenag menyebut Ini pembuktian, madrasah tidak sekedar unggul di bidang agama, tetapi juga memberikan ruang besar bagi siswa-siswi untuk berprestasi di bidang lain, salah satunya di cabang olahraga sepakbola.

“Sebagai apresiasi kita juga memberikan uang pembinaan sebagai bentuk dukungan atas keberhasilan duo madrasah di final,” kata dia.

(Uni)

Exit mobile version