Zigo menambahkan, anggaran Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sumbar juga meningkat dari Rp500 miliar menjadi Rp760 miliar pada tahun depan. Kenaikan ini diharapkan berdampak positif bagi perbaikan ruas jalan nasional di Sijunjung.
“Jalan, jembatan, dan irigasi semua harus berorientasi pada ketahanan pangan nasional. Ini juga menjadi perhatian Presiden Prabowo,” ujarnya.
Kemudian, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Sijunjung, David Rinaldo, menambahkan bahwa perhatian pemerintah pusat terhadap kawasan transmigrasi cukup besar.
“Transmigrasi Padang Tarok merupakan salah satu program prioritas nasional di Sumbar. Saat ini ada 180 kepala keluarga warga transmigran yang terus kita bina,” jelasnya.
David berharap dukungan dari pemerintah pusat terus berlanjut, agar kawasan transmigrasi Padang Tarok bisa berkembang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Sijunjung.
(tri)












