pemkab muba
BeritaSolok Selatan

Jalur Sesar Melewati Solok Selatan, Mitigasi Bencana Jadi Upaya Penyelamatan Utama

445
×

Jalur Sesar Melewati Solok Selatan, Mitigasi Bencana Jadi Upaya Penyelamatan Utama

Sebarkan artikel ini
Pembukaan Sekolah Lapang BMKG sekaligus Reses Anggota DPR RI, Zigo Rolanda di Kantor Bupati Solok Selatan
Pembukaan Sekolah Lapang BMKG sekaligus Reses Anggota DPR RI, Zigo Rolanda di Kantor Bupati Solok Selatan. (f/pemkab)

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Gempa dan Tsunami BMKG Dr. Daryono pelaksanaan Sekolah Lapang bertujuan untuk menciptakan masyarakat dengan konsep ‘zero victim’ atau nol korban jiwa karena masyarakat tahu cara menyelamatkan diri saat bencana terjadi.

Menurut Daryono, kendati gempa jarang terjadi di wilayah Solok Selatan namun jika terjadi potensinya akan sangat besar alias low frequency, high impact.

ADVERTISEMENT

Solok Selatan, lanjutnya dikelilingi empat segmen aktif, yaitu Suliti, Sianok, Sumani, dan Siulak. Berdasarkan catatan sejarah, segmen-segmen ini pernah memicu gempa besar, diantaranya Tahun 1909 (magnitudo 7,6), Tahun 1943 (magnitudo 7,0), Tahun 1995 (magnitudo 6,7), dan 2007 (magnitudo 6,3).

‎”Gempa tidak bisa diprediksi, dan gempa tidak membunuh, yang membunuh adalah bangunan yang roboh. Selama bangunan kita tidak tahan gempa, maka potensi korban tetap ada,” jelasnya.

Untuk itu masyarakat diharapkan bisa hidup harmoni dengan gempa. Dengan mitigasi yang baik, Solok Selatan tidak hanya aman, tapi juga bisa menarik investor karena daerah ini indah sekaligus siap menghadapi bencana.

(sus)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT