Tude juga merasa beruntung karena bisa belajar langsung dari praktisi media.
“Kami diajarkan oleh redaktur media, jadi tahu bagaimana membuat tulisan yang menarik dan sesuai kaidah jurnalistik. Saya jadi semakin termotivasi ikut lomba kepenulisan ke depan,” tambahnya.
Sementara itu, Clarissa — Duta Perpustakaan SMA Negeri 2 Padang — menilai kegiatan ini menjadi wadah penting bagi pelajar untuk mengembangkan bakat sekaligus memperkuat cita-cita.
“Literasi bukan hanya soal membaca, tapi juga bagaimana kita mengimplementasikan pengetahuan itu dalam kehidupan dan menjadikannya bekal karier di masa depan,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Muhidi berharap budaya literasi di kalangan pelajar dapat tumbuh menjadi gerakan berkelanjutan yang mendorong lahirnya generasi cerdas, berkarakter, dan berdaya saing tinggi di Sumatera Barat.
(hpr)












