BeritaKemnakerLowongan KerjaNasional

Lepas 2 Ribu Peserta Program Pemagangan ke Jepang, Menaker Sampaikan 4 Pesan Khusus

210
×

Lepas 2 Ribu Peserta Program Pemagangan ke Jepang, Menaker Sampaikan 4 Pesan Khusus

Sebarkan artikel ini
Menaker Lepas 2 Ribu Peserta Program Magang ke Jepang
Menaker Lepas 2 Ribu Peserta Program Magang ke Jepang. (f/humas)

Dalam kesempatan tersebut, Menaker juga menyampaikan arah kebijakan pemerintah dalam menciptakan lapangan kerja berbasis potensi lokal. Ia menuturkan bahwa Presiden telah menegaskan pentingnya membangun ekosistem kerja yang berpijak pada kekuatan daerah dan sumber daya lokal.

“Presiden menyampaikan bahwa lapangan kerja yang kita ciptakan harus berbasis pada keunggulan dan sumber daya daerah. Karena itu, pemerintah menjalankan berbagai program seperti MBG, penguatan 80 ribu koperasi, 1.000 kampung nelayan, dan hilirisasi nasional. Semuanya diarahkan untuk meningkatkan nilai tambah dari potensi lokal kita,” ujar Yassierli.

ADVERTISEMENT

Pesan Khusus kepada Peserta Program Pemagangan

Sebagai penutup, Menaker menyampaikan pesan khusus kepada para peserta program pemagangan melalui empat nilai utama yang ia rumuskan dalam konsep STAR, yaitu Santun, Tangguh, Adaptif, dan Rajin.

Pertama, Santun, mencerminkan kepribadian khas bangsa Indonesia yang dikenal ramah dan sopan. “Orang Indonesia dikenal dengan kesantunannya. Dimanapun kalian berada, jagalah sikap, tutur kata, dan perilaku. Kesantunan adalah identitas kita yang harus dipertahankan,” pesannya.

Kedua, Tangguh, menggambarkan pentingnya kekuatan mental dan daya juang untuk menghadapi tantangan hidup di negeri orang. “Kalian tidak boleh jadi anak manja. Sukses di masa depan membutuhkan pengorbanan. Kesulitan pasti ada, tapi orang yang tangguh selalu punya prinsip: kalau orang lain bisa, saya juga bisa,” tegas Menaker.

Ketiga, Adaptif, yaitu kemampuan menyesuaikan diri dengan lingkungan dan budaya baru tanpa kehilangan jati diri sebagai orang Indonesia. “Kalian akan menghadapi budaya kerja dan kehidupan yang berbeda. Adaptiflah terhadap perubahan, tapi jangan sampai kehilangan nilai-nilai Indonesia. Jangan sampai pulang lebih Jepang dari orang Jepang,” ucapnya sambil tersenyum.

Keempat, Rajin, yang berarti memiliki semangat belajar sepanjang hayat. “Dunia terus berubah, teknologi terus berkembang. Mentalitas orang sukses adalah mentalitas pembelajar. Jangan pernah berhenti belajar hal baru,” katanya.

(*/eki)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT