Berita

Bupati Blitar Apresiasi Kreativitas Pemuda dalam Gelaran Perdana Ekraf Colaboart

292
×

Bupati Blitar Apresiasi Kreativitas Pemuda dalam Gelaran Perdana Ekraf Colaboart

Sebarkan artikel ini
IMG 20251205 WA0118

Mjnews.id – Gelaran perdana Ekraf Colaboart yang digagas komunitas ekonomi kreatif Blitar mendapat apresiasi tinggi dari Bupati Blitar, Drs. Rijanto, MM. Acara yang digelar di Pendopo Ronggo Hadi Negoro pada malam hari itu menampilkan ragam karya dan kolaborasi para pemuda generasi Z, mulai dari seni tari, UMKM kreatif, hingga karya seni visual.

Bupati Rijanto mengaku kagum melihat kreativitas para pemuda yang tampil penuh ide segar tanpa membebani anggaran daerah.

ADVERTISEMENT

“Saya sebagai orang tua kaget ya, malam hari ini anak-anak kita generasi Z itu kreasinya luar biasa. Banyak kegiatan yang dikemas dengan sangat bagus, mulai sinden tari anak-anak, tari-tarian lain, hingga karya UMKM dan seni rupa. Yang paling penting, kegiatan kreatif ini tidak mengganggu APBD. Ini luar biasa,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah siap mewadahi semangat anak muda dengan memberikan pendampingan, ruang diskusi, hingga dukungan fasilitas di masa mendatang.

“Mereka usul kegiatan ini diagendakan setahun dua kali. Tentu ini menjadi tanggung jawab kami untuk menyiapkan ruang kreasi. Kehadiran pemerintah tidak hanya soal dana, tetapi juga memberi tempat dan menyalurkan aspirasi mereka,” jelasnya.

Dalam acara itu, turut tampil komunitas film, seniman, pelaku UMKM, hingga pengrajin tembakau Selopuro yang sedang berupaya mengangkat kembali kualitas tembakau lokal agar kembali dikenal secara nasional maupun internasional.

“Saya optimis Blitar akan semakin maju kalau anak-anak muda tampil seperti ini. Potensi mereka besar sekali,” tegas Bupati Rijanto.

Rintisan Ekraf Colaboart Blitar Siap Bangun Ekosistem Kreatif di 22 Kecamatan

Sementara itu, Ketua Ekraf Colaboart Blitar Argo Wahyu Jati Kusumo menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal membangun ekosistem ekonomi kreatif yang menyatukan berbagai komunitas pemuda di seluruh Blitar.

“Ini titik awal untuk membangun engagement dan komunikasi antar komunitas. Tantangannya besar karena kita membangun ekosistem ekraf di 22 kecamatan dan 248 desa,” ujarnya.

Kegiatan ini sepenuhnya digagas tanpa menggunakan APBD, melainkan hasil gotong royong komunitas. Semua perlengkapan — mulai dari sound system, kostum, hingga peralatan lain — disiapkan secara swadaya.

“Kami ingin menjaga agar kegiatan tidak membebani APBD. Ke depan, kami akan mengoptimalkan CSR, donatur, maupun investor untuk mendukung program,” jelasnya.

Salah satu cita-cita besar komunitas ini adalah membangun Creative Hub sebagai pusat ruang kreasi bersama. Beberapa lokasi sudah diusulkan, seperti kawasan RTPK, Amphitheater Penataran, dan RTH Kanigoro.

Creative Hub tersebut nantinya akan menyediakan fasilitas bagi anak muda, seperti:

komputer desain berperforma tinggi

alat roasting kopi

ruang kurasi film

studio musik

peralatan produksi film profesional

“Banyak anak punya skill, tapi tidak punya fasilitas. Creative Hub ini akan jadi ruang untuk mereka berkembang dan membuat karya yang bisa diterima pasar,” tambahnya.

Langkah Awal Menuju Blitar Kota Kreatif

Dengan semangat gotong royong antara komunitas Colaboart dan dukungan pemerintah daerah, gelaran perdana ini diharapkan menjadi pemantik pertumbuhan industri kreatif di Kabupaten Blitar. Keduanya sepakat bahwa kreativitas pemuda adalah modal besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan membawa nama Blitar ke tingkat nasional bahkan internasional. (*)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT