BeritaSumatera Barat

Kementerian UMKM Inisiasi Klinik UMKM Minang Bangkit untuk Percepat Pemulihan Ekonomi Pascabencana, dengan 3 Layanan Utama

322
Gubernur Sumbar, Mahyeldi mengikuti Rapat Koordinasi Klinik UMKM Minang Bangkit Pascabencana bersama Kementerian UMKM secara daring
Gubernur Sumbar, Mahyeldi mengikuti Rapat Koordinasi Klinik UMKM Minang Bangkit Pascabencana bersama Kementerian UMKM secara daring. (f/pemprov)

Mjnews.id – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) mendukung pelaksanaan program Klinik UMKM Minang Bangkit yang diinisiasi Kementerian UMKM RI sebagai upaya mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana, khususnya di sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah menilai program tersebut sejalan dengan kebutuhan masyarakat Sumbar yang tengah bangkit dari dampak bencana hidrometeorologi.

ADVERTISEMENT

“Kami meyakini Klinik UMKM Minang Bangkit akan mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana, terutama pelaku UMKM. Insya Allah, program ini akan berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata,” ujar Mahyeldi, saat mengikuti Rapat Koordinasi Klinik UMKM Minang Bangkit Pascabencana bersama Kementerian UMKM secara daring dari Istana Gubernuran, Rabu (21/1/2026).

Gubernur Mahyeldi juga mengimbau para pelaku UMKM yang terdampak bencana agar segera melakukan pendataan melalui Klinik UMKM yang telah disediakan sebagai langkah awal pemulihan usaha.

“Mari kita bangun kembali usaha kita, kita hidupkan kembali ekonomi nagari, dan kita buktikan bahwa masyarakat Minangkabau selalu mampu bangkit dari setiap cobaan,” tuturnya.

Ia berharap Klinik UMKM Minang Bangkit tidak hanya berfungsi sebagai tempat konsultasi, tetapi menjadi pusat kebangkitan ekonomi rakyat.

“Tempat UMKM bangkit kembali, lebih kuat, lebih siap, dan lebih berdaya saing,” tegas Mahyeldi.

Tiga Layanan Utama Klinik UMKM Minang Bangkit

Sementara itu Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM, Siti Azizah menjelaskan bahwa Klinik UMKM Bangkit menyediakan tiga layanan utama, yakni layanan pembiayaan, belanja produk lokal, dan layanan produksi, dengan mengoordinasikan serta mengolaborasikan seluruh mitra terkait.

Menurutnya, kehadiran Klinik UMKM Bangkit diharapkan mampu mempercepat pemulihan ekonomi daerah di Sumbar secara berkelanjutan, sejalan dengan arahan Presiden RI agar pemerintah pusat mendukung pemerintah daerah dalam proses pemulihan pascabencana.

“Saat ini, Pemprov Sumbar bersama Kementerian UMKM terus melakukan pemetaan data UMKM terdampak bencana secara bertahap. Data tersebut akan disinkronkan dengan pemerintah pusat dan perbankan agar program pemulihan berjalan tepat sasaran,” ujar Siti.

Exit mobile version