BeritaKabupaten Solok

Polres Solok Kerahkan 37 Personel dalam Operasi Keselamatan Singgalang 2026

336
×

Polres Solok Kerahkan 37 Personel dalam Operasi Keselamatan Singgalang 2026

Sebarkan artikel ini
Gelar Operasi Keselamatan Singgalang 2026 di Mapolres Solok
Gelar Operasi Keselamatan Singgalang 2026 di Mapolres Solok. (f/humas)

Mjnews.id – Kepolisian Resor/Polres Solok resmi menggelar Operasi Keselamatan Singgalang 2026 yang berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai Senin, 2 Februari hingga 15 Februari 2026.

Sebanyak 37 personel diterjunkan guna meningkatkan keselamatan dan ketertiban berlalu lintas, khususnya menjelang pelaksanaan ibadah puasa Ramadan.

ADVERTISEMENT

Operasi ini turut didukung lintas instansi, meliputi TNI, Dinas Perhubungan (Dishub), Jasa Raharja, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta instansi terkait lainnya guna memperkuat pengawasan dan pelaksanaan tugas di lapangan.

Sebagai tanda dimulainya operasi sekaligus pengecekan kesiapan personel dan sarana prasarana pendukung, Polres Solok menggelar apel gelar pasukan di Lapangan Mapolres Solok, Senin pagi (2/2/2026). Apel dipimpin oleh Kapolres Solok, AKBP Agung Pranajaya, S.IK diwakili Kabag Ren AKP Nafris, SH.

Dalam amanatnya, AKP Nafris menegaskan bahwa Operasi Keselamatan Singgalang 2026 mengedepankan pendekatan edukatif, preventif, dan preemtif, serta penegakan hukum yang humanis. Pendekatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas tanpa menimbulkan keresahan.

Target Operasi Keselamatan Singgalang 2026

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Solok IPTU Rido, SH, MH menjelaskan bahwa operasi ini menargetkan sejumlah pelanggaran prioritas yang berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Di antaranya, pengendara di bawah pengaruh alkohol, pengemudi mobil yang tidak menggunakan safety belt, serta pengendara sepeda motor yang tidak mengenakan helm berstandar SNI.

Selain itu, petugas juga akan menindak pelanggaran seperti pengendara di bawah umur, melawan arus, menggunakan telepon genggam saat berkendara, hingga pelanggaran over dimension dan over load (ODOL) yang kerap menjadi pemicu kecelakaan lalu lintas.

IPTU Rido menambahkan, selama operasi berlangsung, personel gabungan akan disebar di sejumlah titik rawan pelanggaran dan kecelakaan di wilayah hukum Polres Solok. Ia mengimbau masyarakat agar lebih disiplin dan mematuhi aturan demi keselamatan bersama.

“Keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Kepatuhan terhadap aturan akan melindungi diri sendiri dan pengguna jalan lainnya,” tegasnya.

Operasi Keselamatan Singgalang 2026 juga menjadi bagian dari langkah strategis cipta kondisi menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 yang difokuskan pada pengamanan arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri.

Melalui operasi ini, Polres Solok berharap tercipta Kamseltibcarlantas yang aman, nyaman, dan selamat, serta meningkatnya kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas demi terwujudnya situasi yang tertib dan kondusif.

(tri)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT