BeritaSolok Selatan

Jelang Ramadan, Pemkab dan Masyarakat Solok Selatan Silaturahmi di Sarantau Sasurambi Balimau Season V

323
×

Jelang Ramadan, Pemkab dan Masyarakat Solok Selatan Silaturahmi di Sarantau Sasurambi Balimau Season V

Sebarkan artikel ini
Sarantau Sasurambi Balimau Season V di objek wisata unggulan Solok Selatan, Hot Water Boom Sapan Maluluang
Sarantau Sasurambi Balimau Season V di objek wisata unggulan Solok Selatan, Hot Water Boom Sapan Maluluang. (f/pemkab)

Mjnews.id – Segera datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah pun ditandai dengan dilaksanakannya Sarantau Sasurambi Balimau untuk tahun kelima. Seperti tahun-tahun sebelumnya, ini menjadi ajang bagi Pemerintah Kabupaten Solok Selatan dan masyarakat bertemu dan bersilaturahmi sembari menikmati aneka panganan dan objek wisata lokal.

Seperti pelaksanaan sebelumnya, Sarantau Sasurambi Balimau Season V juga diselenggarakan di salah satu objek wisata unggulan Solok Selatan, Hot Water Boom Sapan Maluluang, Sabtu (14/2/2026), yang telah dibuka kembali setelah direnovasi pada tahun lalu.

ADVERTISEMENT

Tak hanya ‘balimau’ dan bersilaturahmi, kegiatan kali ini dimulai dengan bersepeda bersama dengan titik keberangkatan dari Kantor Bupati Solok Selatan di Padang Aro dan berakhir di lokasi acara.

Setidaknya terdapat lebih dari 100 orang, termasuk Wakil Bupati Solok Selatan H. Yulian Efi, yang ikut bersepeda bersama, kemudian bergabung dengan pengunjung lainnya yang sudah memadati water boom dengan air panas alam ini.

Pelaksanaan Sarantau Sasurambi Balimau untuk membersihkan diri menyambut bulan suci

Dalam sambutannya, Wabup mengatakan balimau bersama yang diadakan setiap tahun ini tak hanya sekedar pelaksanaan kegiatan saja, namun juga menguatkan tradisi untuk ‘balimau’, membersihkan diri menyambut bulan yang suci.

“Setidaknya ada tiga makna dari tradisi ini, makna pencucian lahir bathin sehingga bersih diri dari berbagai prasangka. Selain itu juga untuk mengingatkan bahwa objek wisata tempat lokasi acara ini adalah milik bersama, bukan hanya milik segelintir orang atau ‘akamsi’ saja,” kata Yulian.

Terakhir adalah makna untuk memperkuat silaturahmi di mana ini menjadi ajang untuk bertegur sapa, melihat wajah, dan saling memahami serta berbagi.

“Ini momentum silaturahmi, kita berkumpul bersama, saling maaf memaafkan, semoga Ramadhan kali ini kita menjadi pribadi yang bersih,” imbuhnya.

Masyarakat yang ikut mengunjungi lokasi acara juga disuguhkan dengan siraman rohani yang disampaikan oleh Ustaz Adri Wahyudi yang menyampaikan tentang persiapan yang perlu dilakukan setiap orang memasuki Ramadan. Tak lupa juga ada hiburan lainnya.

Tak ketinggalan adalah suguhan berbagai makanan dan minuman gratis yang bisa dinikmati selama acara berlangsung. Setidaknya lebih dari 70 pelaku UMKM yang terlibat dengan 3 ribu lebih porsi makanan.

Juga disediakan berbagai doorprize menarik bagi para peserta bersepeda dan pengunjung di lokasi acara.

(sus)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT