Menurutnya, Puasa Ramadhan bertujuan menyucikan jiwa, memohon ampunan dosa, menumbuhkan empati sosial, serta memperkuat keimanan kepada Allah SWT
“Saya mengajak kita semua yang hadir di tempat mulia ini untuk bersama-sama terus terang memperbanyak ibadah kepada Allah SWT. Semoga Allah SWT menerima semua amal ibadah kita semua,” ajaknya.
Selanjutnya Pengurus Masjid Raya Padang Japang, Junaidi, menjelaskan Masjid ini dibangun sejak tahun 1942 sebagai pusat penyebaran agama Islam.
“Masjid ini sempat hancur gejolak zaman pada waktu itu, lalu telah dilakukan beberapa perbaikan secara bertahap oleh masyarakat setempat melalui wakaf dan infak masyarakat,” sebut Junaidi.
Adanya kunjungan dari Wagub Sumbar beserta rombongan, Junaidi mengatakan bisa menambah biaya perbaikan Masjid Padang Japang.
“Mudah-mudahan bantuan dari Pemprov bisa memperbaiki Masjid kami tercinta sekaligus menjaga Masjid bersejarah, perjuangan dari PDRI dan memperkuat iman kita bersama,” ucapnya.
Bantuan tersebut berupa hibah dari Pemerintah Provinsi Sumbar sebesar Rp. 50 juta, bantuan program kemanusian dari Baznas untuk dua orang petugas Masjid, bantuan CSR dari Bank Nagari senilai Rp. 10 juta, selanjutnya bantuan dari pemerintah Sumbar 25 Alquran dan bantuan dari Wagub Sumbar untuk lima fakir miskin.
Hadir dalam Tim Safari Ramadhan tersebut yaitu, Wakil ketua DPRD Sumbar, Evi Yandri, Anggota DPRD Sumbar Nurkhalis Datuak Bejo, Asisten 1 Bidang Perintahan, Ahmad Zakri, Kepala Inspektorat Sumbar, Kadis PTSP, Kaban Kesbangpol, Kaban BPKAD, Kabiro Pemerintahan, Kabiro Umum, Kadis PSDA dan Sekretaris Baznas, serta Dirut Bank Nagari Sumbar.
Sementara untuk dari Kabupaten Limapuluh Kota, yakni, Camat Guguak, Gusni Hendrik, Wali Nagari Tujuah Koto Talago, Yon Hendri dan Wali Jorong Padang Kandih.
(Adpsb)












