BeritaHukumKabupaten Dharmasraya

Dugaan Pajak Galian C Belum Dibayar PT TKA, Ujian Serius Tata Kelola PAD Dharmasraya

977
Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Dharmasraya
Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Dharmasraya. (f/ist)

PAD bukan sekadar angka dalam laporan keuangan. Ia bertransformasi menjadi aspal jalan nagari, obat di puskesmas, bantuan sosial, hingga operasional layanan masyarakat. Setiap rupiah yang hilang berarti ada program yang tertunda.

Ujian Kredibilitas Pemerintah Daerah

Isu dugaan pajak galian C yang belum dibayarkan oleh PT TKA menempatkan pemerintah daerah pada persimpangan penting.

ADVERTISEMENT

Di satu sisi, masyarakat diminta memahami keterbatasan anggaran dan kebijakan efisiensi. Di sisi lain, muncul pertanyaan apakah seluruh potensi penerimaan sudah benar-benar ditarik maksimal.

Dalam konteks politik lokal, ketegasan terhadap perusahaan menjadi indikator keberpihakan pemerintah pada kepentingan masyarakat banyak. Transparansi proses klarifikasi, hasil pemeriksaan, serta langkah penegakan akan menentukan persepsi masyarakat.

Apakah ini sekadar persoalan administratif yang akan selesai setelah klarifikasi? Atau justru membuka fakta tentang lemahnya pengawasan sektor tertentu?

Hingga berita ini diturunkan, pihak PT Tidar Kerinci Agung (PT TKA) belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan belum dibayarkannya pajak galian C tersebut.

Sikap diam dari pihak PT TKA justru memperkeruh keadaan. Dalam politik komunikasi, diam bukan netral. Diam adalah ruang spekulasi.

Hari ini, yang diuji bukan hanya kepatuhan satu perusahaan. Yang diuji adalah wibawa pemerintah daerah. Apakah hukum benar-benar menjadi panglima, atau sekadar teks dalam lembaran Perda?

Masyarakat kini menunggu satu hal, jangan sampai ada lubang yang sama menganga dalam tata kelola pendapatan daerah.

(sutan)

Exit mobile version