Berita

BEM UPJ dan 2030 Youth Force Dorong Mahasiswa Bangun Karier Hijau Sejak Kuliah

89
×

BEM UPJ dan 2030 Youth Force Dorong Mahasiswa Bangun Karier Hijau Sejak Kuliah

Sebarkan artikel ini
IMG 20260404 WA0052
BEM UPJ bersama 2030 Youth Force. (Dok. Istimewa)

MJNEWS.ID – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Pembangunan Jaya (BEM UPJ) berkolaborasi dengan 2030 Youth Force Indonesia menggelar kegiatan BEM Talks bertajuk “Tutorial Membangun Karier Hijau dari Saat Kuliah”.

Kegiatan ini bertujuan memberikan wawasan kepada mahasiswa terkait peran ilmu perkuliahan dalam menciptakan dampak nyata sekaligus mendorong keterlibatan generasi muda dalam gerakan keberlanjutan.

ADVERTISEMENT

Acara yang berlangsung di Aula Gedung B Universitas Pembangunan Jaya, Bintaro, Tangerang Selatan, diikuti perwakilan mahasiswa dari seluruh program studi serta melibatkan berbagai organisasi kemahasiswaan. Kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk memahami peluang karier hijau (green jobs), serta peran komunitas dan media sosial dalam mendorong perubahan sosial.

Tidak hanya menghadirkan sesi edukatif, kegiatan ini juga memberikan dukungan konkret berupa pendanaan kepada organisasi mahasiswa yang terlibat. Dukungan tersebut diharapkan mampu menstimulasi lahirnya program-program berdampak di lingkungan kampus.

Dalam sesi materi, mahasiswa dibekali pemahaman tentang konsep green jobs, prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance), hingga strategi membangun portofolio yang relevan dengan kebutuhan industri berkelanjutan. Peserta juga didorong untuk mengembangkan proyek, karya, maupun penelitian yang tidak berhenti pada capaian akademik, tetapi dapat diimplementasikan secara nyata di masyarakat dan dunia industri.

Wakil Dekan Fakultas Teknologi dan Desain Universitas Pembangunan Jaya, Desi Dwi Kristanto, S.Ds., M.Ds., menegaskan pentingnya orientasi dampak dalam proses pembelajaran.

“Dunia tidak kekurangan orang yang peduli, tetapi dunia membutuhkan lebih banyak orang yang mampu menyelesaikan masalah dan menciptakan dampak nyata melalui ilmu yang dimiliki,” ujarnya, Kamis (2/4/2026).

Sementara itu, Founder & CEO Rise Social, Jahda Agniya Mahmudah, menekankan bahwa kontribusi anak muda dapat dimulai dari langkah sederhana.

“Anak muda tidak harus menunggu sempurna untuk memulai. Mulailah dari hal kecil, dari komunitas, dan dari apa yang kamu peduli, karena gerakan besar selalu dimulai dari langkah pertama,” ungkapnya.

Presiden Mahasiswa Universitas Pembangunan Jaya juga menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam menghadapi isu perubahan iklim.

“Sebagai generasi muda, kita tidak hanya dituntut untuk memahami isu perubahan iklim, tetapi juga mengambil peran sebagai bagian dari solusi. Melalui kegiatan ini, kita diajak untuk mulai berkontribusi sejak di bangku kuliah, termasuk dalam mempersiapkan diri menuju karier hijau yang berkelanjutan.”

Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif Y4SDGs Roadshow yang diinisiasi oleh 2030 Youth Force Indonesia untuk meningkatkan kapasitas generasi muda dalam menghadapi isu perubahan iklim dan pembangunan berkelanjutan.

Melalui kolaborasi dengan institusi pendidikan dan organisasi mahasiswa, program ini diharapkan mampu mendorong terciptanya ekosistem kampus yang aktif, kolaboratif, dan berorientasi pada solusi nyata, sekaligus memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan di masa depan.

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT