BeritaKota Payakumbuh

Wali Kota Payakumbuh: Tambahan TKD Rp116 Miliar Harus Tepat Sasaran dan Berdampak ke Masyarakat

31
×

Wali Kota Payakumbuh: Tambahan TKD Rp116 Miliar Harus Tepat Sasaran dan Berdampak ke Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta memimpin rapat terkait penggunaan tambahan Transfer ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2026 bersama sejumlah Kepala OPD
Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta memimpin rapat terkait penggunaan tambahan Transfer ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2026 bersama sejumlah Kepala OPD. (f/pemko)

Mjnews.id – Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta memimpin langsung rapat terkait penggunaan tambahan Transfer ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2026 bersama sejumlah Kepala OPD di Ruang Pertemuan Riza Falepi, Lantai II Kantor Wali Kota, Rabu (22/4/2026).

“Kota Payakumbuh memperoleh tambahan anggaran TKD sebesar lebih dari Rp116 miliar dengan penggunaan anggaran diprioritaskan untuk mitigasi dan kesiapsiagaan bencana, perbaikan kualitas lingkungan, pengendalian inflasi daerah, pemulihan ekonomi masyarakat, pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur, penyediaan bantuan untuk relokasi dan pembangunan rumah bagi masyarakat terdampak bencana,” ujar Wali Kota Zulmaeta.

ADVERTISEMENT

Tambahan anggaran ini merupakan bagian dari kebijakan penyesuaian TKD oleh pemerintah pusat untuk pemerintah daerah di wilayah Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, tidak terkecuali untuk Kota Payakumbuh.

Wali Kota Zulmaeta menegaskan pemanfaatan tambahan TKD harus dilakukan secara tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Zulmaeta juga mengingatkan pentingnya sinergi antar perangkat daerah dalam merencanakan dan merealisasikan program-program prioritas.

“Tambahan anggaran ini bukan sekadar angka, tetapi amanah yang harus kita kelola dengan penuh tanggung jawab. Saya minta OPD benar-benar mempergunakan dana ini yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung dan sesuai dengan syarat ketentuannya,” ujar Zulmaeta.

Peruntukan dana TKD

Mitigasi bencana, lanjut Zulmaeta, perbaikan lingkungan, hingga dukungan terhadap daerah lain yang terdampak harus menjadi bagian dari komitmen solidaritas antar daerah.

Selain itu, Zulmaeta menekankan pentingnya pengendalian inflasi dan percepatan pemulihan ekonomi daerah melalui program yang terukur.

“Pengendalian inflasi harus kita jaga bersama, termasuk melalui intervensi yang tepat di sektor pangan dan distribusi. Di sisi lain, pemulihan ekonomi harus kita dorong lewat pemberdayaan UMKM, peningkatan infrastruktur, dan penciptaan lapangan kerja,” tambahnya.

Rapat tersebut juga menjadi forum koordinasi untuk memastikan seluruh perangkat daerah memahami arah kebijakan serta dapat menyusun program kerja yang selaras dengan prioritas penggunaan anggaran.

Pemerintah Kota Payakumbuh berharap tambahan anggaran ini mampu menjadi stimulus dalam mempercepat pembangunan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

(MC/Yud)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT