BeritaJawa TengahTNI

TMMD ke-128, Gotong Royong Membangun Desa dari Pelosok Krangean

18
Gotong Royong Membangun Desa dari Pelosok Krangean
Gotong Royong Membangun Desa dari Pelosok Krangean. (f/pendim)

Mjnews.id – Dari sudut sunyi pedesaan, tepatnya di pelosok Desa Krangean, Kecamatan Kertanegara, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, semangat kebersamaan kembali dinyalakan. TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Tahun Anggaran 2026 dari Kodim 0702/Purbalingga resmi digelar.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa gotong royong bukan sekadar ungkapan lama, melainkan nadi kehidupan bangsa yang terus berdetak, Sabtu (25/4/2026).

ADVERTISEMENT

Desa Krangean, dengan segala keterbatasan akses dan infrastruktur, terpilih sebagai lokasi pelaksanaan TMMD kali ini. Sasaran utamanya adalah pengerasan dan pelebaran jalan desa yang selama ini menyulitkan warga, terutama saat musim hujan. Dengan terbukanya akses yang lebih baik, diharapkan roda ekonomi desa ikut berputar lebih kencang.

Komandan Kodim 0702/Purbalingga, Letkol Inf Aries Ika Satria, S.Hub.Int., M.H.I., saat ditemui di lokasi TMMD menegaskan bahwa program ini bukan sekadar kegiatan fisik semata.

“Kami hadir di sini untuk membangun bersama rakyat. Gotong royong membangun negeri harus dimulai dari tempat-tempat yang paling membutuhkan, seperti di plosok Desa Krangean ini. Bukan hanya jalan yang kami bangun, tetapi juga ikatan kebersamaan antara TNI dan masyarakat. Mari kita kerjakan dengan hati, karena hasilnya akan dirasakan oleh anak cucu kita kelak,” ujarnya.

TMMD Reguler ke-128 ini melibatkan personel TNI, Polri, pemerintah, serta warga setempat yang bahu-membahu mengerjakan proyek fisik. Selain pengerasan jalan, program nonfisik seperti penyuluhan kesehatan dan bela negara juga akan digelar secara bergiliran.

Penjabat Desa Krangean, Karsono, menyambut baik kegiatan ini. Baginya, kehadiran TMMD bagaikan oase di tengah dahaga akan pembangunan desa yang merata.

“Kami bersyukur. Selama ini jalan desa sering rusak dan sempit. Dengan TMMD, kami berharap akses ke lahan pertanian dan pemukiman menjadi lebih lancar. Rezeki warga pun ikut melapang,” tuturnya.

Warga tampak antusias. Sejak pagi, mereka telah berkumpul di lokasi proyek membawa cangkul, sekop, dan alat sederhana lainnya. Para ibu pun tak kalah sigap menyiapkan air minum dan camilan untuk para pekerja. Suasana kekeluargaan terasa begitu kental.

Kegiatan TMMD Reguler ke-128 ini direncanakan berlangsung selama 30 hari ke depan. Dandim berpesan agar semua pihak menjaga keamanan, kekompakan, dan kesehatan selama proses pengerjaan.

Dari plosok Desa Krangean, suara gotong royong membangun negeri kembali bergema. Bukan hanya tentang jalan yang membentang panjang, tetapi tentang hati yang bersatu untuk Indonesia yang lebih baik.

(*)

Exit mobile version