BeritaKabupaten SolokPLN

1.395 Rumah Tangga Terima Bantuan Pasang Baru Listrik 2025 di Kabupaten Solok

34
Pemkab Solok gelar Rapat Koordinasi Evaluasi Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) 2025
Pemkab Solok gelar Rapat Koordinasi Evaluasi Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) 2025. (f/pemkab)

Mjnews.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Solok, Medison membuka Rapat Koordinasi Evaluasi Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) 2025 sekaligus sosialisasi usulan BPBL 2026 yang digelar Kamis (23/4/2026) di Gedung C Setda.

Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Solok bersama PT PLN (Persero) UP3 Solok melaporkan realisasi BPBL 2025 mencapai 1.395 rumah tangga dari target 1.399 atau sebesar 99,7 persen. Program ini menjadi bagian dari upaya mendorong rasio elektrifikasi 100 persen serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat kurang mampu.

ADVERTISEMENT

Dalam arahannya, Medison menekankan pentingnya sinergi, akurasi data, dan disiplin pelaksanaan. juga mengingatkan agar usulan penerima benar-benar memenuhi syarat, termasuk ketentuan teknis seperti jarak rumah ke jaringan listrik, agar tidak ditolak dan menghindari kuota bantuan yang terbuang.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Jefrizal, menegaskan bahwa elektrifikasi memiliki dampak luas terhadap peningkatan ekonomi, pendidikan, dan kualitas hidup masyarakat.

4.247 Usulan Bantuan Pasang Baru Listrik

Sementara itu, Kepala Bagian SDA Setda, Anthony Saliza, menyebutkan dari 4.247 usulan sejak 2024, sebanyak 1.467 rumah tangga dinyatakan valid, dengan 1.395 sudah tersambung listrik dan sisanya ditargetkan terealisasi pada 2026. Pemkab Solok juga menyiapkan aplikasi pendataan BPBL 2026 untuk meningkatkan akurasi melalui validasi otomatis dan integrasi GPS.

Dari pihak PLN, Dito Nusa Putra menyampaikan bahwa penerima BPBL 2025 tersebar di 13 kecamatan dan 31 nagari. Untuk 2026, Kabupaten Solok memperoleh alokasi awal sebanyak 2.778 rumah tangga yang masih akan diverifikasi di lapangan.

Dengan capaian yang tinggi dan penguatan sistem data, Kabupaten Solok optimistis dapat segera mencapai target elektrifikasi 100 persen.

(Siska)

Exit mobile version