BeritaJawa TengahTNI

Saat Rehat TMMD ke-128, Anggota TNI dan Warga Rajut Keakraban Penuh Canda

17
Anggota TNI dan Warga Rajut Keakraban Penuh Canda saat rehat pembangunan Jembatan Garuda program TMMD ke-128
Anggota TNI dan Warga Krangean Rajut Keakraban Penuh Canda saat rehat pembangunan Jembatan Garuda program TMMD ke-128. (f/pendim)

Mjnews.id – Terik matahari siang itu tak sepenuhnya menghapus semangat di lokasi TMMD Reguler ke-128 Kodim 0702/Purbalingga, Jawa Tengah, di Desa Krangean, Kecamatan Kertanegara. Di sela-sela aktivitas pembangunan yang menyita tenaga, suasana mendadak berubah hangat ketika waktu istirahat tiba. Bukan sekadar melepas lelah, momen rehat justru menjadi ruang sederhana yang mempererat hubungan antara TNI dan warga.

Di bawah rindangnya pepohonan, sejumlah anggota Satgas TMMD tampak duduk berbaur bersama masyarakat. Tawa ringan sesekali pecah, mencairkan suasana yang sebelumnya dipenuhi kesibukan. Obrolan pun mengalir tanpa sekat, dari cerita keseharian hingga harapan tentang perubahan desa ke depan.

ADVERTISEMENT

Serka Anwar, salah satu anggota Satgas TMMD, mengaku momen seperti ini menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kegiatan di lapangan. Menurutnya, kebersamaan yang terbangun saat istirahat justru memperkuat semangat gotong royong saat kembali bekerja.

“Di waktu seperti ini, kami bisa lebih dekat dengan warga. Bukan hanya bekerja bersama, akan tetapi saling mengenal dan berbagi cerita,” ujarnya sambil tersenyum, Senin (27/4/2026).

Sementara itu, Mbah Kardi, warga setempat yang turut hadir dalam kebersamaan tersebut, tampak menikmati suasana santai itu. Dengan wajah sumringah, Ia sesekali menimpali candaan para anggota TNI, membuat suasana semakin akrab.

Bagi Mbah Kardi, kehadiran Satgas TMMD bukan hanya membawa pembangunan fisik, namun dapat menghadirkan kebersamaan yang jarang dirasakan sebelumnya.

“Rasanya seperti keluarga sendiri. Ada yang membantu, ada yang menghibur. Jadi capeknya tidak terasa,” tuturnya pelan.

Kehangatan yang tercipta di balik waktu istirahat itu menjadi gambaran nyata bahwa TMMD bukan sekedar program pembangunan. Lebih dari itu, TMMD menghadirkan ruang kebersamaan, menumbuhkan rasa saling memiliki, serta memperkuat ikatan antara TNI dan masyarakat.

Diantara lumpur jalan yang masih dibangun dan peluh yang belum sepenuhnya kering, canda dan tawa menjadi energi tambahan. Sebuah kekuatan sederhana yang membuat setiap langkah pembangunan terasa lebih ringan dan penuh makna.

(*)

Exit mobile version