Program wajib belajar 13 tahun untuk meningkatkan kualitas SDM
Ia menjelaskan, sosialisasi wajib belajar 13 tahun—mulai dari pendidikan anak usia dini hingga pendidikan menengah—menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Sijunjung.
“Tujuan kegiatan ini untuk memberikan pemahaman kepada orang tua dan masyarakat tentang pentingnya menuntaskan pendidikan anak, sekaligus mengidentifikasi dan mendampingi anak tidak sekolah agar kembali belajar,” jelasnya.
Delvianti juga mengungkapkan adanya peluang program bantuan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah berupa pembangunan Unit Sekolah Baru (USB). Nagari yang memiliki lahan antara 500 meterpesegi hingga 1 hektare dapat mengusulkan pembangunan tersebut.
“Tidak harus membangun lembaga baru, pengembangan sekolah yang sudah ada juga bisa dilakukan jika lahannya tersedia,” tambahnya.
Adapun narasumber kegiatan itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Puji Basuki.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Sijunjung berharap mampu menekan angka anak putus sekolah serta mewujudkan generasi unggul menuju Sijunjung Idaman (Inovatif, Daya Saing, Mandiri).
(tri)
