BeritaJawa TengahTNI

Di Balik Rabat Beton TMMD ke-128, Ada Semangat Warga Menjaga Akses Desa Krangean

27
Rabat Beton TMMD ke-128
Rabat Beton TMMD ke-128 di Desa Krangean. (f/pendim)

Mjnews.id – Udara pagi di Desa Krangean, Kecamatan Kertanegara masih terasa sejuk ketika beberapa warga bersama Satgas TMMD terlihat berkumpul di sisi jalan desa. Jalan itu kini tidak lagi dipenuhi lumpur dan genangan seperti sebelumnya.

Jalan yang dulu licin dan rawan longsor itu kini mulai tampak kokoh setelah dilakukan rabat beton melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Kodim 0702/Purbalingga.

ADVERTISEMENT

Permukaan beton yang mulai mengering pun menjadi pemandangan baru bagi warga setempat. Di beberapa titik, bekas tanah lembek yang dulu sulit dilalui kini berubah menjadi jalan yang rata dan kuat. Meski pekerjaan utama telah selesai dikerjakan, suasana gotong royong belum benar-benar berhenti. Warga dan satgas masih terlihat membersihkan sisi jalan, merapikan material, hingga memastikan proses pengeringan berjalan baik agar hasil pembangunan benar-benar maksimal.

Bagi masyarakat Desa Krangean, jalan tersebut memiliki peran penting dalam aktivitas sehari-hari. Jalur itu bukan hanya digunakan kendaraan roda dua milik warga, tetapi juga menjadi akses bagi kendaraan yang membawa kebutuhan masyarakat. Mobil MBG, ambulans, hingga kendaraan pick up pengangkut hasil pertanian hampir setiap hari melintas di jalan tersebut.

Sebelum dilakukan rabat beton, kondisi jalan kerap menyulitkan warga, terutama saat hujan turun. Permukaan tanah menjadi licin dan mudah terkikis sehingga kendaraan harus ekstra hati-hati ketika melintas. Tidak sedikit warga yang memilih memperlambat kendaraan karena khawatir tergelincir ataupun terjebak jalan berlumpur.

Kini kondisi itu perlahan berubah. Jalan yang mulai mengeras memberi harapan baru bagi masyarakat untuk memiliki akses yang lebih aman dan nyaman. Perubahan itu juga menjadi hasil nyata dari semangat gotong royong antara TNI dan warga yang selama ini terus bekerja bersama di lokasi TMMD.

Peltu Rudi dari Satgas TMMD Kodim Purbalingga mengatakan pengerjaan rabat beton dilakukan agar jalan benar-benar mampu menopang aktivitas warga dan kendaraan yang rutin melintas setiap harinya.

“Jalan ini sering dilewati kendaraan seperti mobil MBG, ambulans, maupun pick up warga, jadi harus benar-benar aman,” kata Peltu Rudi saat berada di lokasi pengerjaan, Minggu (10/5/2026).

Menurutnya, rabat beton dipilih agar jalan memiliki struktur yang lebih kuat dan tidak mudah rusak ketika digunakan dalam jangka panjang, terutama saat musim hujan tiba.

“Makanya kita lakukan rabat beton supaya nantinya masyarakat lebih mudah dan nyaman saat melintas,” lanjutnya.

Di balik hamparan beton yang kini mulai mengering itu, tersimpan kerja keras banyak tangan yang setiap hari berjibaku demi satu tujuan sederhana, yakni menjaga akses desa tetap hidup. Perlahan namun pasti, jalan yang dulu rawan longsor kini berubah menjadi penghubung harapan bagi masyarakat Krangean. (*)

Exit mobile version