BeritaJawa TengahTNI

Tangan Terampil Sutardi Sulap Batu Kali Jadi Material Kokoh Penopang Jembatan TMMD ke-128

23
Sutardi Sulap Batu Kali Jadi Material Kokoh Penopang Jembatan TMMD ke-128
Sutardi Sulap Batu Kali Jadi Material Kokoh Penopang Jembatan TMMD ke-128. (f/pendim)

Mjnews.id – Di balik pembangunan jembatan program TMMD Reguler ke-128 di Desa Krangean, Kecamatan Kertanegara, terdapat sosok sederhana dengan kemampuan luar biasa. Ia adalah Sutardi, warga setempat yang piawai membelah batu kali berukuran besar menjadi serpihan material bangunan yang siap digunakan untuk mendukung pembangunan infrastruktur desa.

Di tengah hiruk pikuk pekerjaan fisik TMMD, dentingan palu dan suara pecahan batu dari tangan Sutardi menjadi irama tersendiri di lokasi pembangunan. Dengan ketelitian dan pengalaman yang dimilikinya, batu-batu besar yang sebelumnya sulit dimanfaatkan berubah menjadi material pondasi yang kokoh untuk pembangunan jembatan.

ADVERTISEMENT

Sutardi mengatakan, keahlian membelah batu sudah Ia tekuni sejak lama. Kemampuan tersebut Ia manfaatkan untuk membantu kelancaran program TMMD di desanya.

“Kalau batu ini dipecah dengan benar, hasilnya bisa jadi material yang kuat untuk pondasi jembatan. Saya senang bisa ikut membantu pembangunan desa bersama TNI dan warga lainnya,” ujar Sutardi saat ditemui di lokasi kegiatan, Sabtu (9/5/2026).

Danki Satgas TMMD Reguler ke-128, Kapten Cke Kamiyono, mengapresiasi keterlibatan aktif warga dalam mendukung seluruh sasaran pembangunan. Menurutnya, kemampuan yang dimiliki masyarakat menjadi kekuatan besar dalam menyukseskan program TMMD.

“Kami sangat mengapresiasi semangat dan keterampilan warga seperti Pak Sutardi. Keahlian beliau sangat membantu proses pembangunan jembatan. Inilah wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat, saling bekerja bersama demi kemajuan desa,” ungkap Kapten Cke Kamiyono.

Ia menambahkan, jika semangat gotong royong terlihat begitu kuat dalam pelaksanaan TMMD Reguler ke-128. Kehadiran warga seperti Sutardi menjadi bukti bahwa pembangunan desa tidak hanya mengandalkan tenaga, akan tetapi keterampilan masyarakat yang menjadi bagian penting dalam percepatan pembangunan.

“Dari tangan-tangan terampil masyarakat desa, harapan akan akses yang lebih baik perlahan mulai terbangun kokoh,” imbuh, Kapten Cke Kamiyono.

Program TMMD Reguler ke-128 di Desa Krangean tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, namun dapat menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial antar warga. (*)

Exit mobile version