Selama satu bulan pelaksanaan hingga 21 Mei 2026, Satgas TMMD manunggal bersama masyarakat bergerak membangun desa dari berbagai sektor.
Di lokasi TMMD, suara molen pengaduk semen kini berpadu dengan semangat gotong royong warga dan prajurit TNI yang bekerja sejak pagi hingga sore hari.
Di sinilah TMMD perlahan “menenun” jalan harapan bagi masyarakat Krangean. Sedikit demi sedikit, jalan yang dulu penuh lumpur mulai berubah menjadi akses yang layak bagi warga desa.
Hingga Sabtu (16/5/2026), progres pembangunan menunjukkan hasil yang menggembirakan.
Pelebaran jalan sepanjang 1.173 meter dengan lebar lima meter telah mencapai 100 persen. Talud sepanjang 128 meter dan drainase sepanjang 175 meter juga selesai dikerjakan.
Pembangunan dan pelebaran plat beton di sejumlah titik hampir seluruhnya rampung. Sementara pembangunan rabat beton sepanjang 529 meter mencapai progres 93 persen.
Yang paling menyita perhatian warga adalah proses pengaspalan jalan sepanjang 324 meter yang kini telah mencapai 80 persen.
Aspal hitam yang mulai membelah Desa Krangean seolah menjadi jawaban atas doa panjang masyarakat selama ini.
Tak hanya pembangunan jalan, TMMD juga menghadirkan pembangunan Jembatan Garuda atau Jembatan Armco yang menjadi akses strategis penghubung Desa Krangean, Kecamatan Kertanegara dengan Desa Ponjen, Kecamatan Karanganyar Kabupaten Purbalingga.
Bagi warga, jembatan itu bukan sekadar bangunan beton dan besi. Ia adalah penghubung kehidupan.
Penghubung anak-anak menuju sekolah. Penghubung ambulans menuju warga yang membutuhkan pertolongan. Penghubung hasil pertanian dan gula merah menuju pasar yang lebih luas.
