BeritaLimapuluh Kota

Rumah Guru Elfira Hangus Terbakar, PGRI Limapuluh Kota Salurkan Bantuan Rp 27 Juta

50
Ketua PGRI Kabupaten Limapuluh Kota, Hj Indrawati serahkan bantuan kepada Elfira yang rumahnya mengalami kebakaran
Ketua PGRI Kabupaten Limapuluh Kota, Hj Indrawati serahkan bantuan kepada Elfira yang rumahnya mengalami kebakaran. (f/ist)

Mjnews.id – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Limapuluh Kota menyalurkan bantuan uang tunai senilai 27 juta Rupiah kepada anggota yang terdampak kebakaran di Nagari Gunuang Malintang, Kecamatan Pangkalan Koto Baru.

Bantuan tersebut diberikan kepada Elfira salah seorang guru SD di Nagari Gunuang Malintang yang rumahnya hangus terbakar beberapa waktu lalu.

ADVERTISEMENT

Ketua PGRI Kabupaten Limapuluh Kota, Hj Indrawati kepada wartawan menyebutkan bahwa organisasi  PGRI turut merasakan duka yang dialami korban.

“Kami hadir sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan. Musibah ini menjadi pengingat bahwa solidaritas antara anggota harus terus dijaga,” ujarnya melalui pesan singkat Whatsappnya, Selasa 21 Juli 2026.

Hj. Indrawati juga mengatakan bahwa sumbangan ini berasal dari guru-guru se kabupaten Lima Puluh Kota dan ini adalah wujud solidaritas kawan-kawan guru terhadap musibah yang menimpa buk Elfira.

“Kita juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada PC PGRI  terutama PC Pangkalan yang telah memfasilitasi acara penyerahan bantuan tersebut,” ujarnya.

“Melalui langkah ini, PGRI Kabupaten Limapuluh Kota menunjukkan bahwa peran organisasi tidak hanya terbatas pada pengembangan profesi, tetapi juga sebagai wadah solidaritas sosial bagi anggotanya,” tutup mantan Kadisbud Kabupaten Limapuluh Kota itu.

Sementara Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Limapuluh Kota, Antoni menyampaikan terima kasih kepada pengurus PGRI Kabupaten Lima pluh Kota atas sumbangsihnya dalam meringankan beban keluarga ibuk Elfira yang rumahnya baru saja tertimpa musibah kebakaran.

Ia juga merasa terharu dengan kebersamaan pengurus PGRI Kabupaten Lima Puluh Kota itu. “Semoga tetap menjaga kekompakan sesama pengurus PGRI dan juga berharap buk Elfira bisa sabar dalam menghadapi ujian ini,” ucapnya.

Terpisah, pihak keluarga/ suami buk elfira mengucapkan terima kasih. Dia sangat merasakan PGRI, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan selalu bersama dengan guru-guru.

Exit mobile version