BeritaUNP

Dubes Jerman dan Goethe-Institut Beri Kuliah Umum, MoU hingga Resmikan UNP Germany Corner

22
Rombongan Goethe-Institut Indonesien di UNP
Rombongan Goethe-Institut Indonesien di UNP. (f/silvia)

Mjnews.idUniversitas Negeri Padang (UNP) memperkuat hubungan dan kerja sama internasional dengan Jerman melalui kuliah umum bertajuk “Germany’s Role in Southeast Asia”, penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Goethe-Institut Indonesien, serta peluncuran UNP Germany Corner, Rabu (12/8/2026), di Auditorium Universitas Negeri Padang.

Kuliah umum menghadirkan Duta Besar Republik Federal Jerman untuk Republik Indonesia, Ralph Beste, sebagai pembicara utama itu memaparkan peran dan keterlibatan Jerman di kawasan Asia Tenggara, sekaligus memperkuat hubungan antara Indonesia dan Jerman melalui pendidikan, penelitian, ilmu pengetahuan, kebudayaan, dan pengembangan sumber daya manusia.

ADVERTISEMENT

Saat membuka acara Rektor UNP Ir. Krismadinata, Ph.D menyampaikan bahwa tema “Germany’s Role in Southeast Asia” sangat relevan dengan semakin pentingnya hubungan antara Jerman, Indonesia, dan kawasan Asia Tenggara.

“UNP dapat menjadi jembatan yang kuat antara keahlian dan inovasi Jerman dengan kebutuhan pendidikan, sosial, budaya, dan pembangunan Indonesia serta Asia Tenggara,” katanya.

Krismadinata menjelaskan, internasionalisasi merupakan salah satu prioritas strategis UNP dalam mewujudkan universitas berkelas dunia yang memiliki jejaring internasional, unggul secara akademik, berorientasi pada penelitian, inovatif, dan mampu berkontribusi dalam menjawab tantangan global.

Karena itu, kerja sama dengan Jerman dinilai memiliki nilai strategis bagi UNP. Melalui kemitraan dengan institusi-institusi Jerman dan Goethe-Institut, UNP membuka peluang pengembangan penelitian bersama, mobilitas mahasiswa dan akademisi, program bahasa dan budaya Jerman, peningkatan kapasitas, serta berbagai kegiatan akademik kolaboratif.

Sementara itu, Direktur Goethe-Institut Indonesien sekaligus Regional Director Goethe-Institut Southeast Asia, Australia, New Zealand, Constanze Michel, menyampaikan apresiasi atas keterbukaan UNP dalam membangun kerja sama dengan Goethe-Institut.

Ia menekankan pentingnya bahasa sebagai salah satu jembatan dalam membangun hubungan antarmanusia dan masyarakat lintas negara. Menurutnya, pembelajaran bahasa Jerman tidak hanya memberikan kemampuan berbahasa, tetapi juga membuka kesempatan untuk mengenal budaya lain, memahami perspektif berbeda, serta membangun kepercayaan diri dalam berkomunikasi lintas negara dan budaya.

“Langkah pertama untuk meraih peluang tersebut adalah bahasa,” ujarnya.

Setelah sesi kuliah umum dan tanya jawab, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan MoU antara UNP dan Goethe-Institut Indonesien yang disaksikan oleh Duta Besar Jerman untuk Indonesia. Penandatanganan tersebut melibatkan Rektor dan jajaran pimpinan UNP serta pimpinan Goethe-Institut Indonesien.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peluncuran UNP Germany Corner di lantai tiga Perpustakaan UNP. UNP Germany Corner diharapkan menjadi ruang yang mendukung pengembangan pembelajaran bahasa Jerman, pengenalan budaya Jerman, serta akses sivitas akademika terhadap berbagai peluang pendidikan dan pengembangan kapasitas yang berkaitan dengan Jerman.

Kehadiran UNP Germany Corner sekaligus menjadi bagian konkret dari implementasi kerjasama UNP dengan Goethe-Institut. Ruang tersebut diharapkan dapat menjadi titik temu bagi mahasiswa, dosen, dan masyarakat akademik untuk mengenal bahasa, budaya, pendidikan, serta berbagai peluang kolaborasi dengan Jerman. (*/hms)

#beritaunp #sdgs

Exit mobile version