Mjnews.id – Kepengurusan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bukittinggi resmi dilantik untuk masa bakti 2026–2029. Prosesi pelantikan yang dipimpin langsung oleh Ketua PWI Provinsi Sumatera Barat, Widya Navies, di Aula Istana Bung Hatta, Jumat 11 September 2026.
Ketua panitia, Januar Jamil, menyampaikan, PWI adalah organisasi profesi yang umumnya bekerja pada media. Orang-orang yang bekerja pada media merupakan media cetak dan media elektronik dan seringkali disebut jurnalis atau pers. PWI berdiri tahun 1946 di Surabaya, Solo, Jawa Tengah. Tanggal tersebut juga diperingati sebagai Hari Pers Nasional. Struktur PWI ini mengalir dari tingkat Pusat, Provinsi, ke Kabupaten/Kota.
”Pengurus PWI Bukittinggi yang akan dilantik pada hari ini adalah hasil Konferensi Luar Biasa (KLB)PWI Bukittinggi pada tanggal 17 Juli 2026 yang lalu, yang sudah sesuai dengan AD/ART dan PD/PRT PWI Bukittinggi. Anggota PWI Bukittinggi beranggotakan 30 orang yang terdiri 5 orang penasehat, 18 orang pengurus, 7 orang calon anggota”, jelasnya.
Selanjutnya, ketua PWI Bukittinggi, Asrial Gindo, menyampaikan, Prosesi pelantikan ini bukan hanya sekedar seremonial tetapi merupakan simbol dimulainya sebuah amanah besar.
”Kami juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh anggota PWI yang telah memberikan amanah kepada kami untuk memimpin organisasi ini. PWI Bukittinggi bertekad atau mendorong untuk peningkatan kesejahteraan anggota, mendorong kemandirian organisasi melalui program-program yang inovatif agar PWI dapat memberikan manfaat nyata bagi anggotanya,” jelasnya.
Selanjutnya, Pada masa jabatan baru ini, PWI Bukittinggi berkomitmen memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak. PWI Bukittinggi tidak dapat berjalan sendiri dan siap menjalin kemitraan harmonis bersama Pemko Bukittinggi, Forkopimda, pihak swasta, dan masyarakat. PWI Bukittinggi berperan sebagai mitra strategis dalam menyosialisasikan pembangunan, sekaligus tetap menjaga sikap kritis dan objektif demi menyalurkan aspirasi masyarakat.
Ketua PWI Sumatera Barat, Widya Navies, menyampaikan di era keterbukaan informasi saat ini, tantangan dunia jurnalistik semakin kompleks seiring dengan perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi. Satu hal yang tidak terbantahkan pula, kini jumlah wartawan terus bertambah seiring dengan bertumbuhnya media-media, terutama media online.
”Untuk itu, saya mengingatkan untuk selalu perpedoman kepada Kode Etik Jurnalistik, Undang-Undang Pokok Pers, dan Kode Perilaku Wartawan sebagai kompas dalam setiap tindakan. Selanjutnya, saya mengajak kawan-kawan di Bukittinggi agar ke depannya tetap menjaga kekompakan, jalankan organisasi ini dengan transparan dan penuh dedikasi dan etika, bahwa PWI ini adalah rumah bersama yang solid bagi para jurnalis berkualitas dan berintegritas,” ujar Widya Navies.
Sementara itu, Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan, atas nama pemerintah Kota Bukittinggi mengucapkan selamat terselenggaranya Konferensi Luar Biasa PWI Bukittinggi pada 17 Juli lalu yang menghasilkan komposisi pengurus baru PWI Kota Bukittinggi periode 2026-2029, yang dilantik pada hari ini. Serta selamat atas telah terpilihnya Asrial Gindo, menjadi Ketua PWI Bukittinggi.
”Kami percaya, PWI Bukittinggi akan dapat menaungi seluruh jurnalis kota ini, dengan baik, agar pers dan pemerintah, terus bersinergi membangun daerah, serta menjaga informasi yang akurat dan berimbang. Pemerintah mengajak pengurus PWI yang baru dilantik, untuk menjadi mitra strategis dalam menyampaikan program pembangunan kepada masyarakat, jelasnya.
Di sisi lain Pers, diharapkan dapat menyajikan berita yang objektif, mengedukasi dan menangkal berita bohong (hoaks). Pemerintah Kota Bukittinggi, terus berupaya melaksanakan tugas pemerintahan secara transparan, demi kesejahteraan masyarakat di seluruh bidang. Dan rekan Pers memiliki peran strategis, untuk menangkal hoax melalui berita yang informatif dan valid sesuai dengan data yang sebenarnya.
Dalam kepengurusan PWI dan Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Bukittinggi periode 2026-2029, Asrial Gindo di percaya sebagai ketua PWI Bukittinggi, Gusri El Faishal sebagai sekretaris, Januar Jamil sebagai Bendahara.
Fitria Lisa dipercaya sebagai ketua IKWI Bukittinggi, Citra Dewi sebagai sekretaris, dan Fenni Widya sebagai bendahara.
(Aii)
