BeritaMalang

Hadirkan Desa Digital Budi, Universitas Brawijaya Perkenalkan Teknologi Pertanian Masa Depan di Mega Science Center dan Budaya

51
Rektor Universitas Brawijaya (UB), Prof. Widodo kunjungi Desa Digital Budi di Mega Science Center
Rektor Universitas Brawijaya (UB), Prof. Widodo kunjungi Desa Digital Budi di Mega Science Center. (f/ist)

Pengunjung juga dapat mencoba pengalaman tersebut melalui Drone Quest, gim simulasi yang menempatkan pemain sebagai operator drone pertanian. Pemain menjalankan sejumlah misi, seperti memantau lahan, menyiram tanaman, memberikan pupuk, hingga menangani gangguan hama.

Kehadiran Desa Digital Budi menunjukkan bahwa inovasi teknologi pertanian tidak hanya dikembangkan sebagai perangkat atau sistem, tetapi juga dapat dikemas menjadi sarana edukasi yang lebih dekat dengan masyarakat.

ADVERTISEMENT

Kolaborasi UB bersama Jawa Timur Park Group, Chickin, JALA, Full Drone Solutions, dan Let’s Play Indonesia menjadi bagian dari upaya mempertemukan dunia pendidikan dengan industri dalam memperkenalkan transformasi teknologi di sektor pangan.

Bagi UB, kehadiran wahana tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat hilirisasi inovasi dan transfer teknologi. Melalui DIKST UB, berbagai hasil inovasi didorong agar tidak berhenti di lingkungan akademik, tetapi dapat diimplementasikan dan memberikan manfaat secara langsung bagi masyarakat.

Dengan pendekatan interaktif, Desa Digital Budi diharapkan dapat menjadi ruang pembelajaran bagi generasi muda untuk mengenal masa depan pertanian Indonesia yang memadukan pengetahuan lapangan dengan data, sensor, IoT, drone, dan teknologi digital.

Mega Science Center dan Budaya pun diharapkan tidak sekadar menjadi ruang untuk melihat perkembangan teknologi, tetapi juga menjadi tempat bagi masyarakat untuk belajar, mencoba, dan membayangkan masa depan pangan Indonesia melalui inovasi.

(rmn)

Exit mobile version