BeritaSumatera Barat

Satgaswil Densus 88 AT dan Rumah Wasatiyah Berkolaborasi Bangun Ideologi Baru Jamaah Islamiyah Sumbar

45
Densus 88 AT Polri Satgaswil Sumbar berkolaborasi dengan Rumah Wasatiyah selenggarakan kegiatan Transformasi Ideologi Jamaah Islamiyah Wilayah Sumatera Barat
Densus 88 AT Polri Satgaswil Sumbar berkolaborasi dengan Rumah Wasatiyah selenggarakan kegiatan Transformasi Ideologi Jamaah Islamiyah Wilayah Sumatera Barat. (f/ist)

Mjnews.id – Dalam upaya mendorong transformasi ideologi menuju pemahaman keagamaan yang moderat, inklusif, dan berorientasi pada perdamaian, Densus 88 AT Polri melalui Satgaswil Sumatera Barat berkolaborasi dengan Rumah Wasatiyah selenggarakan kegiatan Transformasi Ideologi Jamaah Islamiyah Wilayah Sumatera Barat dengan tema “Jalan Menuju Wasatiyah: Membangun Kesadaran Baru, Ideologi Sehat dan Moderat”, Senin 12 Oktober 2026.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kaban Kesbangpol) Provinsi Sumatera Barat serta dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan (stakeholder) di wilayah Sumatera Barat.

ADVERTISEMENT

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ustaz Para Wijayanto, mantan Amir Jamaah Islamiyah (Ex Amir JI), yang menjadi salah satu figur dalam proses dialog dan refleksi mengenai transformasi pemahaman ideologi.

Kehadiran para pemangku kepentingan dari berbagai unsur menjadi bagian penting dalam membangun sinergi untuk memperkuat moderasi beragama, menumbuhkan kesadaran kebangsaan, serta mendorong terciptanya kehidupan masyarakat yang aman, damai, dan harmonis.

Mengusung semangat Jalan Menuju Wasatiyah, kegiatan ini menekankan pentingnya membangun kesadaran baru melalui perubahan cara pandang, penguatan nilai kemanusiaan, serta penerimaan terhadap keberagaman dalam kehidupan bermasyarakat.

Wasatiyah atau moderasi beragama menjadi landasan untuk menumbuhkan sikap seimbang, adil, toleran, dan tidak membenarkan kekerasan atas nama keyakinan maupun ideologi. Melalui proses transformasi yang berkelanjutan, perubahan diharapkan dapat diwujudkan tidak hanya dalam pemahaman, tetapi juga dalam sikap dan perilaku sehari-hari.

Kolaborasi antara Densus 88 AT Polri Satgaswil Sumbar dan Rumah Wasatiyah mencerminkan pentingnya pendekatan yang komprehensif dalam mendukung transformasi ideologi.

Upaya ini tidak hanya menitikberatkan pada aspek pemahaman, tetapi juga pada penguatan nilai-nilai kebangsaan, pendekatan dialogis dan humanis, serta dukungan lingkungan sosial yang kondusif. Keterlibatan pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan stakeholder terkait diharapkan mampu memperluas ruang komunikasi, memperkuat penerimaan sosial, serta mendukung proses reintegrasi yang positif di tengah masyarakat.

“Selain menjadi forum dialog, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat komitmen bersama dalam mencegah berkembangnya paham yang membenarkan kekerasan, sekaligus membangun ketahanan masyarakat melalui pendidikan, pembinaan, dan penguatan moderasi beragama,” ucapnya.

Sinergi lintas sektor menjadi elemen penting untuk memastikan bahwa proses transformasi ideologi berjalan secara konsisten, terukur, dan berkelanjutan, dengan tetap mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan serta penghormatan terhadap hukum dan konstitusi.

Melalui kegiatan ini, Densus 88 AT Polri Satgaswil Sumbar bersama Rumah Wasatiyah dan seluruh stakeholder di Sumatera Barat diharapkan dapat terus memperkuat langkah kolaboratif dalam membangun masyarakat yang moderat, inklusif, dan berwawasan kebangsaan.

Jalan menuju wasatiyah merupakan komitmen untuk membangun kesadaran baru, meninggalkan pembenaran terhadap kekerasan, serta meneguhkan perdamaian dan persatuan sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

(*/jef)

Exit mobile version